Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com-Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Uno diusulkan jadi Bapak Pantun Indonesia.
Hal itu disampaikan pemandu acara yang juga disetujui peserta Workshop KaTa Kreatif hingga Gubernur Kepri dan Pj Walikota Tanjungpinang yang hadir di Restaurant Sei Enam, Tanjungpinang, pada Minggu 4 Agustus 2024, lalu.
“Maka ini menjadi usulan kami, Mas Menteri kami usulkan jadi Bapak Pantun Indonesia,” sebut Pemandu Acara yang langsung mendapat gemuruh tepuk tangan dukungan.
Menparekraf Sandi selama agenda di Tanjungpinang tidak pernah terlewatkan untuk membuka dan menutup sambutan dengan dua pantun.
Sandiaga pun mengatakan pantuan menjadi ciri khas bukan hanya daerah, juga untuk negara.
Pengalamannya mengikuti atau menghadiri kegiatan di luar negeri. Pantun dengan menggunakan bahasa asing menjadi idaman para tuan rumah.
“Pernah saya tidak ada sampaikan pantun terlebih dulu saat sampaikan sambutan. Malah ditanyakan, kemana pantunnya. Ini jadi tolak ukur bahwa, pantun jadi ciri khas,” ucapnya.
Ia pun memberikan masukan, untuk pantun dapat diberikan kreasi dengan bahasa asing. Agar budaya ini bisa terus dibumingkan hingga ke penjuru dunia.
“Bisa dengan bahasa inggris, bahasa mandarin dan lainnya. Agar semua negera tau. Ada budaya bahasa yang unik dan keren di tanah air ini,” sarannya.
Selain acara Workshop KaTa Kreatif, Menparekraf juga membuka secara resmi ivent Tanjungpinang Fest 2024 yang dipusatkan di jalan Merdeka, Tanjungpinang.
Sandia pun mendapatkan hadiah dari pelukis Kepri bernama Osa.
Osa sendiri pada Minggu malam itu membuat kagum semua yang hadir. Sebab, melukis dengan mata tertutup kain hitam ditambah almunium foil.
Sapaan akrab Mas Menteri pun terkesima saat melihat ternyata lukisan tersebut sebuah gambar wajahnya sendiri.
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TODAY TAGKantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten bersama Bea Cukai Merak menggagalkan upaya peredaran 8.262.000 batang rokok ilegal bernilai miliaran rupiah di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Kamis 11 Juni 2026.
Gangguan hama di rumah maupun area bisnis bukan sekadar mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan serta merusak struktur bangunan.
Sebanyak 10 orang warga negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Bangkok, Thailand, langsung ditangkap aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews