Connect With Us

Kerap Pidato Pakai Pantun, Menparekraf Sandiaga Uno Diusulkan Jadi Bapak Pantun Indonesia

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 7 Agustus 2024 | 09:12

Menparekraf RI Sandiaga Uno saat menghadiri Workshop KaTa Kreatif di Restaurant Sei Enam, Tanjungpinang, pada Minggu 4 Agustus 2024, lalu. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Uno diusulkan jadi Bapak Pantun Indonesia.

Hal itu disampaikan pemandu acara yang juga disetujui peserta Workshop KaTa Kreatif hingga Gubernur Kepri dan Pj Walikota Tanjungpinang yang hadir di Restaurant Sei Enam, Tanjungpinang, pada Minggu 4 Agustus 2024, lalu.

“Maka ini menjadi usulan kami, Mas Menteri kami usulkan jadi Bapak Pantun Indonesia,” sebut Pemandu Acara yang langsung mendapat gemuruh tepuk tangan dukungan.

Menparekraf Sandi selama agenda di Tanjungpinang tidak pernah terlewatkan untuk membuka dan menutup sambutan dengan dua pantun.

Sandiaga pun mengatakan pantuan menjadi ciri khas bukan hanya daerah, juga untuk negara.

Pengalamannya mengikuti atau menghadiri kegiatan di luar negeri. Pantun dengan menggunakan bahasa asing menjadi idaman para tuan rumah.

“Pernah saya tidak ada sampaikan pantun terlebih dulu saat sampaikan sambutan. Malah ditanyakan, kemana pantunnya. Ini jadi tolak ukur bahwa, pantun jadi ciri khas,” ucapnya.

Ia pun memberikan masukan, untuk pantun dapat diberikan kreasi dengan bahasa asing. Agar budaya ini bisa terus dibumingkan hingga ke penjuru dunia.

“Bisa dengan bahasa inggris, bahasa mandarin dan lainnya. Agar semua negera tau. Ada budaya bahasa yang unik dan keren di tanah air ini,” sarannya.

Selain acara Workshop KaTa Kreatif, Menparekraf juga membuka secara resmi ivent Tanjungpinang Fest 2024 yang dipusatkan di jalan Merdeka, Tanjungpinang.

Sandia pun mendapatkan hadiah dari pelukis Kepri bernama Osa.

Osa sendiri pada Minggu malam itu membuat kagum semua yang hadir. Sebab, melukis dengan mata tertutup kain hitam ditambah almunium foil.

Sapaan akrab Mas Menteri pun terkesima saat melihat ternyata lukisan tersebut sebuah gambar wajahnya sendiri.

NASIONAL
Polisi Sasar 13 Pelanggaran di Operasi Patuh Jaya 2026, Berlakukan Tilang Manual

Polisi Sasar 13 Pelanggaran di Operasi Patuh Jaya 2026, Berlakukan Tilang Manual

Senin, 8 Juni 2026 | 05:09

Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Patuh Jaya 2026 selama 14 hari mulai 8 hingga 21 Juni 2026 dengan fokus meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

OPINI
Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Kamis, 4 Juni 2026 | 21:36

Di era digital pada saat ini bagian yang tidak terpisahkan atau tidak bisa kita tinggalkan di kehidupan kita sebagai manusia adalah komunikasi yang di mana komunikasi itu bisa membuat atau menyampaikan berbagai informasi dengan cepat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill