Connect With Us

Bukannya Aduan, WA Lapor Mas Wapres Gibran Malah Banyak Terima Laporan Palsu

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 19 November 2024 | 07:11

Layanan pengaduan bertajuk Lapor Mas Wapres diluncurkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming Raka (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Program Lapor Mas Wapres yang baru saja diluncurkan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ternyata tidak berjalan mulus seperti yang diharapkan. Alih-alih menerima aduan serius dari masyarakat, nomor WhatsApp yang disediakan justru dipenuhi dengan laporan-laporan iseng hingga palsu.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi mengatakan, banyak pesan yang masuk ke nomor tersebut hanya sekadar lelucon atau laporan palsu. 

Menurut Hasan, beberapa orang bahkan secara terang-terangan mengakui bahwa mereka hanya iseng mengirim pesan, seperti yang diungkapkan dalam laporan di Bocor Alus Tempo. 

"Banyak yang iseng hanya sekadar untuk mengucapkan, menyampaikan laporan-laporan main-main. Ada juga yang iseng dan mereka ngaku sendiri kan di Bocor Alus Tempo, mereka ngaku sendiri bahwa mereka isengin laporan.," ujar Hasan dikutip dari CNN Indonesia pada Selasa, 19 November 2024.

Menanggapi ini, pemerintah berencana memperbaiki sistem pengaduan Lapor Mas Wapres agar lebih efektif. Hasan menegaskan bahwa perbaikan sistem akan terus dilakukan, termasuk penambahan fitur penyaringan pesan. Dengan demikian, pesan yang masuk akan lebih terfokus pada aduan yang benar-benar penting dan relevan, sehingga bisa segera ditindaklanjuti.

Sebagaimana diketahui, program Lapor Mas Wapres ini diluncurkan oleh Gibran Rakabuming Raka sebagai upaya meningkatkan keterbukaan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. 

Masyarakat bisa menyampaikan keluhan atau aspirasi melalui nomor WhatsApp 08111-704-2207 atau datang langsung ke posko aduan yang disediakan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta. Namun, sejak diluncurkan, beberapa masalah teknis mulai muncul, seperti sulitnya menghubungi nomor tersebut dan panjangnya antrean di kantor Gibran.

Untuk layanan pengaduan secara langsung, Lapor Mas Wapres beroperasi di Kantor Sekretariat Wakil Presiden yang berlokasi di Jalan Kebon Sirih No.14, Jakarta Pusat. Layanan ini dibuka pada hari kerja, mulai Senin hingga Kamis, dari pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, dengan jam istirahat antara pukul 12.00 hingga 13.00 WIB.

KOTA TANGERANG
Kemarau, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Pintu Air 10 Tangerang Masih Aman

Kemarau, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Pintu Air 10 Tangerang Masih Aman

Rabu, 29 Juli 2026 | 19:51

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan pasokan air dari Sungai Cisadane masih aman hingga beberapa bulan ke depan saat musim kemarau ekstrem.

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill