Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu
Jumat, 16 Oktober 2026 | 07:48
Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.
TANGERANGNEWS.com- PT Kereta Api Indonesia (KAI) melarang penggunaan jasa titip (jastip) dalam pembelian tiket mudik Lebaran 2025. Kebijakan ini disampaikan setelah muncul banyak keluhan di media sosial dari calon penumpang yang kesulitan mendapatkan tiket, bahkan ada yang mengalami kegagalan meski sudah sampai tahap pembayaran.
Pihak KAI memastikan, pembelian tiket hanya diperbolehkan melalui kanal resmi. Masyarakat yang menemukan indikasi praktik percaloan atau jasa titip tiket diimbau untuk segera melapor melalui nomor 021-121, WhatsApp 08111-2111-121, email [email protected], atau media sosial resmi KAI di @KAI121. "Laporkan setiap kejadian ataupun indikasi pencaloan 24 jam ke 021-121 agar kami bisa follow up dan bekerja sama dengan pelanggan-pelanggan kami," ujar VP Public Relations PT KAI Anne Purba dikutip dari Bisnis.com.
Selain itu, KAI mengingatkan agar masyarakat tidak memberikan identitas pribadi kepada pihak lain untuk pemesanan tiket. Hal ini demi mencegah potensi penyalahgunaan data yang dapat merugikan calon penumpang.
Untuk mendapatkan tiket, pelanggan bisa melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, serta mitra Online Travel Agent (OTA) yang telah bekerja sama dengan KAI.
"Kami mengimbau pelanggan untuk membeli tiket hanya melalui kanal resmi KAI guna menghindari potensi penipuan dan kesalahan pemesanan," katanya.
Penjualan tiket mudik Lebaran telah dibuka sejak 4 Februari 2025 atau H-45 sebelum hari keberangkatan. Tiket bisa dipesan setiap pukul 00.00 WIB sesuai jadwal keberangkatan masing-masing.
Sementara itu, loket di stasiun hanya melayani pembelian go-show yang tersedia mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan.
Jadwal Pemesanan Tiket Angkutan Lebaran 2025:
Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.
TODAY TAGSeorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews