Connect With Us

KAI Larang Masyarakat Gunakan Jastip Tiket Mudik Lebaran 2025

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 13 Februari 2025 | 19:45

Ilustrasi kereta jarak jauh. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT Kereta Api Indonesia (KAI) melarang penggunaan jasa titip (jastip) dalam pembelian tiket mudik Lebaran 2025. Kebijakan ini disampaikan setelah muncul banyak keluhan di media sosial dari calon penumpang yang kesulitan mendapatkan tiket, bahkan ada yang mengalami kegagalan meski sudah sampai tahap pembayaran.  

Pihak KAI memastikan, pembelian tiket hanya diperbolehkan melalui kanal resmi. Masyarakat yang menemukan indikasi praktik percaloan atau jasa titip tiket diimbau untuk segera melapor melalui nomor 021-121, WhatsApp 08111-2111-121, email [email protected], atau media sosial resmi KAI di @KAI121. "Laporkan setiap kejadian ataupun indikasi pencaloan 24 jam ke 021-121 agar kami bisa follow up dan bekerja sama dengan pelanggan-pelanggan kami," ujar VP Public Relations PT KAI Anne Purba dikutip dari Bisnis.com.

Selain itu, KAI mengingatkan agar masyarakat tidak memberikan identitas pribadi kepada pihak lain untuk pemesanan tiket. Hal ini demi mencegah potensi penyalahgunaan data yang dapat merugikan calon penumpang. 

Untuk mendapatkan tiket, pelanggan bisa melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, serta mitra Online Travel Agent (OTA) yang telah bekerja sama dengan KAI.  

"Kami mengimbau pelanggan untuk membeli tiket hanya melalui kanal resmi KAI guna menghindari potensi penipuan dan kesalahan pemesanan," katanya.

Penjualan tiket mudik Lebaran telah dibuka sejak 4 Februari 2025 atau H-45 sebelum hari keberangkatan. Tiket bisa dipesan setiap pukul 00.00 WIB sesuai jadwal keberangkatan masing-masing. 

Sementara itu, loket di stasiun hanya melayani pembelian go-show yang tersedia mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan.  

Jadwal Pemesanan Tiket Angkutan Lebaran 2025: 

  • 4 Februari 2025: Keberangkatan Jumat, 21 Maret 2025 (H-10)
  • 5 Februari 2025: Keberangkatan Sabtu, 22 Maret 2025 (H-9)
  • 6 Februari 2025: Keberangkatan Minggu, 23 Maret 2025 (H-8)
  • 7 Februari 2025: Keberangkatan Senin, 24 Maret 2025 (H-7)
  • 8 Februari 2025: Keberangkatan Selasa, 25 Maret 2025 (H-6)
  • 9 Februari 2025: Keberangkatan Rabu, 26 Maret 2025 (H-5)
  • 10 Februari 2025: Keberangkatan Kamis, 27 Maret 2025 (H-4)
  • 11 Februari 2025: Keberangkatan Jumat, 28 Maret 2025 (H-3)
  • 12 Februari 2025: Keberangkatan Sabtu, 29 Maret 2025 (H-2)
  • 13 Februari 2025: Keberangkatan Minggu, 30 Maret 2025 (H-1)
  • 14 Februari 2025: Keberangkatan Senin, 31 Maret 2025 (H)
  • 15 Februari 2025: Keberangkatan Selasa, 1 April 2025 (H+1)
  • 16 Februari 2025: Keberangkatan Rabu, 2 April 2025 (H+2)
  • 17 Februari 2025: Keberangkatan Kamis, 3 April 2025 (H+3)
  • 18 Februari 2025: Keberangkatan Jumat, 4 April 2025 (H+4)
  • 19 Februari 2025: Keberangkatan Sabtu, 5 April 2025 (H+5)
  • 20 Februari 2025: Keberangkatan Minggu, 6 April 2025 (H+6)
  • 21 Februari 2025: Keberangkatan Senin, 7 April 2025 (H+7)
  • 22 Februari 2025: Keberangkatan Selasa, 8 April 2025 (H+8)
  • 23 Februari 2025: Keberangkatan Rabu, 9 April 2025 (H+9)
  • 24 Februari 2025: Keberangkatan Kamis, 10 April 2025 (H+10)
  • 25 Februari 2025: Keberangkatan Jumat, 11 April 2025 (H+11) 
TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
HUT ke-26 Banten, RS Sari Asih Group Tegaskan Komitmen Layani Kesehatan Masyarakat

HUT ke-26 Banten, RS Sari Asih Group Tegaskan Komitmen Layani Kesehatan Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 09:49

Provinsi Banten genap berusia 26 tahun pada 4 Oktober 2026. Seiring perkembangan wilayah dan tingginya aktivitas masyarakat, kebutuhan terhadap layanan kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kesejahteraan warga.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill