Connect With Us

PLTN Banten Terus Berjalan

| Selasa, 23 Juni 2009 | 19:31

TANGERANGNEWS-Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di pesisir Banten terus melaju. Pemerintah daerah setempat bersama Badan Tenaga Nuklir mempercepat agenda pembangunannya. Deputi Pengembangan dan Teknologi Energi Nuklir Ir. Adiwardojo menegaskan projek persiapan PLTN di pesisir Banten tetap dilakukan. Tahapannya memang butuh waktu panjang, namun tak berarti proyek tersebut tidak berjalan. Nyatanya, sambung dia tindakan pemantauan potensi wilayah dan penandatangan MOU dengan pemerintah daerah sudah dilakukan. Itu berarti kemajuan proyek ini sudah cukup cepat. Ditegaskannya pemanfaatan teknologi nuklir di Banten bukanlah untuk kepentingan senjata. Tetapi pada pengoptimalan sector pertanian, panas bumi dan sumberdaya air. “Kalau tidak salah sudah ada kesepakatan BATAN dengan Pemprov Banten pada 13 Maret 2008. Sekarang sudah lebih maju proses kerjasama itu,” tutur Ir. Adiwardojo usai menghadiri seminar Tantangan Pengelolaan Limbah Radioaktif di Indonesia Saat Ini dan Mendatang di Puspitek, Serpong, Tangerang Selatan, kemarin siang. Adiwardojo menambahkan pembanguan fisik PLTN itu memang butuh banyak persyaratan. Untuk memenuhi perlu standarisasi yang ketat. Itu telah ditetapkan oleh International Atomic Energy Agency (IAEA). Prosedur tersebut, lanjut dia dapat didasari menjadi tiga point. Yakni aman dan selamat, tidak untuk persenjataan dan pengembangan energi alternatif. ”Tiga hal ini dijabarkan dalam banyak persyaratan. Itu harus dipenuhi dan lengkap,” terangnya. Beberapa kabar menyebutkan lokasi PLTN itu dibangun di dua lokasi, yaitu Tanjung Bontang dan Pulau Panjang. ”Ah..saya belum tahu lokasinya. Sekarang masih terus dilakuakn penilaian atau survey terhada lokasi yang layak,” kelit Adi. Mantan Menristek RI, As Hikam menegaskan pembangunan PLTN seharusnay bisa dipercepat. Keterlambatan dalam penyiapan dan pengembangan teknologi nuklir ini dapat merusak tatanan kehidupan bernegara. Karena sumber energi fosil dipastikan bakal habis dalam waktu cepat. Teknologi nuklir, menurut AS Hikam menjadi alternatif yang aman dan ramah lingkungan. Penolakan masyarakat itu dipicu dari ketidakpahaman terhadap pemanfaatan teknoligi nuklir ini. (onc)
MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

OPINI
Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:42

Pada 9 Mei 2026 Bareskrim Polri menahan 320 WNA pelaku sindikat judi online di gedung perkantoran Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Setiap tahun selalu ada penangkapan sindikat Judol.

WISATA
Parkir di Taman Elektrik Puspem Bakal Pakai Sistem Digital, Libatkan Eks Jukir Liar

Parkir di Taman Elektrik Puspem Bakal Pakai Sistem Digital, Libatkan Eks Jukir Liar

Senin, 25 Mei 2026 | 18:03

PT Tangerang Nusantara Global (PT TNG) akan mengambil alih pengelolaan parkir di Taman Elektrik, kawasan Puspem Kota Tangerang, dengan menyiapkan sistem parkir digital.

NASIONAL
Jangan Terjebak! Begini Cara Kerja Modus Penipuan Jual Beli Titik SPPG

Jangan Terjebak! Begini Cara Kerja Modus Penipuan Jual Beli Titik SPPG

Senin, 25 Mei 2026 | 20:32

Badan Gizi Nasional (BGN) membeberkan cara kerja penipuan modus jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berhasil diungkap berdasarkan laporan masyarakat di sejumlah daerah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill