Connect With Us

Tandatangan Kapolres Bandara Dipalsukan

| Minggu, 5 Juli 2009 | 20:23

TANGERANGNEWS-Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang menduga ada pemalsuan tandatangan Kapolres Bandara Internasional Soekarno-Hatta Kombes Pol Guntur Setyanto oleh anak buahnya dalam melepaskan pedagang di bandara itu beberapa waktu lalu. Akibat pemalsuan itu, empat orang polisi berpangkat perwira dan tiga tamtama sudah ditetapkan sebagai tersangka. Bahkan berkas perkara sudah dilimpahkan ke Kejari Tangerang. Jaksa penyidik dalam kasus tersebut Dedie Tri Hariadi mengatakan, pihaknya menemukan adanya berkas yang dipalsukan oleh anggota polisi yang menjadi anak buah Kapolres Metro Bandara. “Berkas acara pemeriksaan dipalsukan tandatangannya dengan menggunakan scanner,” ucap Dedie, hari ini. Selain ada pemalsuan, penyidik kejaksaan juga menemukan adanya pelanggaran pasal korupsi. “Meski dalam korupsi itu tidak ada kerugian negara,” katanya. Dedie menuturkan kasus itu awalnya ada penangkapan 10 pedagang valas di Bandara Soekarno-Hatta. Dari jumlah itu, hanya tujuh orang yang diserahkan ke Pemerintah Kota Tangerang karena melanggar ketertiban dan disidang tindak pidana ringan. Sedangkan tiga pedagang dilepas atas perintah atasan di Polres Metro Bandara. "Dari situlah dilakukan pemalsuan tanda tangan oleh tiga tamtama berpangkat bripda dua diantaranya Saf dan Bmg atas perintah AT," kata Dedie. Kasat Reskrim Polres Metro Bandara Internasional Soekarno-Hatta AKP Taufik Hidayat saat dihubungi mengatakan, tidak benar jika ada korupsi. “Dan, saya juga yakin tidak ada pemalsuan,” tandasnya. (dens)
TANGSEL
Benyamin Minta Pemudik Berangkat Berempat, Balik ke Tangsel Jangan Jadi Berenam

Benyamin Minta Pemudik Berangkat Berempat, Balik ke Tangsel Jangan Jadi Berenam

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:58

Arus kedatangan warga dari berbagai daerah diperkirakan meningkat seiring banyaknya orang yang mencoba mengadu nasib di wilayah perkotaan, khususnya wilayah Jabodetabek termasuk Kota Tangerang Selatan (Tangsel)

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

OPINI
Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37

Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill