Connect With Us

Polisi Akan Periksa Pimpinan KPK Terkait Testimoni Antasari

| Rabu, 5 Agustus 2009 | 12:40

TANGERANGNEWS- Tersangka kasus pembunuhan Direktur PT PRB Nasrudin Zulkarnaen, Antasari Azharmengeluarkan testimoni dugaan suap di KPK. Antasari sudah melakukan pelaporan ke Polda Metro Jaya. Polisi pun akan memintai keterangan pimpinan KPK terkait testimoni itu. "Ya semua yang berkaitan akan kita mintai keterangan," kata Kabid Humas Polda MetroJaya Kombes Chryshnanda kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Rabu (5/8). Kendati Antasari mengeluarkan testimoni, kata Chryshnanda, polisi harus mencari bukti-bukti terlebih dahulu. Pembuktian itu, lanjutnya, salah satunya dengan memintaketerangan dari sejumlah orang yang berkaitan dalam testimoni Antasari yang menjadi kasus baru itu. "Polisi harus mencari bukti-bukti dulu, bukan hanya dari Pak Antasari. Sebelum itu, polisi harus memintai keterangan dulu, bukan untuk diadili," lanjutnya. Dengan prosedur dan tahapan (protap) itu, polisi bisa melakukan penyelidikan lebih jauh. "Untuk pencarian bukti itu kemudian melakukan penyelidikan agar hukum ini menjadi konkret bukan jadi balas dendam,"pungkasnya. Sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bereaksi keras atas munculnya surat yang disebut-sebut sebagai testimoni Ketua nonaktif KPK Antasari Azhar. KPK menuding isi surat yang menyebut adanya dugaan suap 2 komisioner KPK terkait kasus PT Masaro sebagai fitnah. "Kebenarannya sangat diragukan, dengan kata lain itu fitnah terhadap pimpinan lain agar KPK rontok," kata Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto di KPK, Selasa (4/8). (dtk)
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:08

Polisi yang terlibat kericuhan pada saat turnamen Pekan Olahraga antar Pegawai (POP) yang mempertemukan tim dari Polresta Tangerang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tak dikenai sanksi.

TANGSEL
Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Jumat, 14 Agustus 2026 | 23:28

Sejumlah kabel dan tiang fiber optik yang dipasang secara ilegal di beberapa ruas jalan utama ditertibkan dan disita tanpa ganti rugi oleh Pemerintah (Pemkot) Kota Tangerang Selatan (Tangsel),

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill