Connect With Us

Ditulis Goda Rhani, Antasari Tolak Teken Berita Acara Rekonstruksi

| Senin, 10 Agustus 2009 | 13:05

TANGERANGNEWS- Antasari Azhar, tersangka pembunuhan Direktur Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen menolak menandatangani berita acara rekonstruksi. Mengapa? Kuasa hukum Antasari, Ari Yusuf Amir menyatakan, penolakan dilakukan karena adanya ketidaksesuaian dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). "Kami tidak akan menandatangani berita acara rekonstruksi kemarin. Karena bertentangan dengan BAP, maka kami akan menolak," ujar Ari di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (10/8). Ketidaksesuaian antara berita acara rekonstruksi dengan BAP itu yakni Antasari ditulis menggoda Rhani Juliani dalam pertemuan di Hotel Gran Mahakam. "Pak Antasari tegas hanya bertemu sebentar lalu keluar dan ada Nasrudin. Tapi di berita acara (rekonstruksi) dituliskan ada upaya menggoda Rhani, faktanya tidak," papar dia. Selain itu, dalam berita acara rekonstruksi disebut Antasari mengetahui penyerahan amplop berisi foto Nasrudin dari Sigid Haryo Wibisono ke Williardi Wizard. "Amplop berisi foto faktanya penyerahan dari SHW ke WW, Pak Antasari tidak di tempat," kata Ari. Antasari melakukan rekonstruksi di kediaman Sigid dan Hotel Gran Mahakam. Dalam rekonstruksi itu, diketahui Antasari mengetahui penyerahan amplop berisi foto Nasrudin dan Ketua KPK nonaktif itu menggoda mantan caddy Rhani di Hotel Gran Mahakam.(dtk)
MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

NASIONAL
Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28

Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.

PROPERTI
Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54

Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill