Connect With Us

Terima Kasih, Presiden Jokowi!

Redaksi | Rabu, 1 April 2020 | 11:33

Jaya Suprana bersama Presiden Joko Widodo. (Istimewa / Istimewa)

Oleh : Jaya Suprana

Yang paling menderita akibat pageblug wabah virus Corona adalah rakyat miskin. Kini Amanat Penderitaan Rakyat sudah berubah menjadi Jeritan Penderitaan Rakyat. 

Syukur Alhamdullilah, Presiden Jokowi pada tanggal 31 Maret 2020 membuktikan kepeduliannya terhadap nasib wong cilik dengan memaklumatkan PERPPU terkait langkah-langkah perlindungan sosial dalam menghadapi dampak Covid-19 dengan anggaran Rp110 Triliun  yang terdiri dari:

PERLINDUNGAN SOSIAL

- PKH 10 juta KPM, dibayarkan bulanan mulai April (sehingga bantuan setahun naik 25%)

- Kartu sembako dinaikkan dari 15,2 juta menjadi 20 juta penerima, dengan manfaat naik dari Rp150.000 menjadi Rp200.000  selama 9 bulan (naik 33 persen)

- Kartu Prakerja dinaikkan dari 10  menjadi 20 triliun untuk bisa mengcover sekitar 5,6 juta pekerja informal, pelaku usaha mikro dan kecil. Penerima manfaat mendapat insentif  pasca pelatihan Rp600 ribu, dengan biaya pelatihan Rp1 juta.

-  Pembebasan biaya listrik 3 bulan untuk 24 juta pelanggan listrik 450VA, dan diskon 50% untuk 7 juta pelanggan 900VA bersubsidi. 

- Tambahan insentif perumahan bagi pembangunan perumahan MBR hingga 175 ribu

- Anggaran dukungan logistik sembako dan kebutuhan pokok Rp 25 Triliun.

KUATIR

Atas nama Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan,  dengan penuh kerendahan hati saya memberanikan diri menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Presiden Jokowi atas kepedulian beliau kepada rakyat miskin. Namun tanpa sedikit pun mengurangi rasa terima kasih dan penghargaan tersebut , terus-terang   terselip rasa kuatir di lubuk sanubari saya bahwa niat baik Presiden Jokowi akan menghadapi kendala dalam perwujudannya oleh para pelaksana di segenap pelosok Indonesia yang sangat luas dan kompleks-masalah ini. Dikuatirkan --- seperti biasa --- cukup banyak dana menguap dalam perjalanan dari pusat ke daerah. Sehingga tidak banyak dana tersisa yang benar-benar sampai ke tangan rakyat yang membutuhkannya. 

PENGAWALAN

Belum lagi tradisi pangkas-dana untuk membayar “jasa” pihak-pihak yang sama sekali tidak peduli kebutuhan rakyat miskin akibat lebih mengutamakan kebutuhan diri sendiri. Sudah menjadi rahasia umum bahwa tidak semua rakyat miskin memperoleh kartu-kartu kesejahteraan yang memang terbatas jumlahnya maka dibagikan berdasar like-and-dislike oleh yang berwenang membagikannya. Jika rakyat tidak pro sang kepala desa  yang berkuasa maka kemungkinan kecil memperoleh kartu kesejahteraan. Demi menjamin bahwa segenap dana dan/atau kartu perlindungan sosial dapat secara utuh dan adil sampai ke tangan rakyat yang membutuhkan, memang perlu dibentuk BPDPS (Badan Pengawal Dana Perlindungan Sosial). BPDPS sepenuhnya bertanggung-jawab atas pengawalan dana perlindungan sosial agar benar-benar sampai secara utuh ke rakyat miskin sangat membutuhkannya. Memang terkesan tidak mudah namun kalau memang mau pasti mampu. Kalau tidak mampu berarti memang tidak mau.

(Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan) (RMI/RAC)

TagsOpini
SPORT
Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Kamis, 24 September 2026 | 12:35

Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.

BISNIS
Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Jumat, 25 September 2026 | 22:29

Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.

NASIONAL
PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

Kamis, 24 September 2026 | 19:55

PLN Group menjalin lima kolaborasi strategis dengan estimasi nilai mencapai Rp3,3 triliun dalam gelaran Electricity Connect 2026 di ICE BSD City, Selasa 22 September 2026.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

Senin, 21 September 2026 | 17:09

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill