Connect With Us

Pandemi Virus COVID-19 Serta Anjuran untuk Tetap di Rumah Saja

Redaksi | Senin, 22 Februari 2021 | 11:35

Ilustrasi COVID-19. (@TangerangNews / Istimewa)

 

Oleh: Natasya Aurelia

 

Yuk, Kenalan dengan COVID-19. Apa sih virus COVID-19 dan apa dampaknya terhadap manusia bahkan dunia?

 

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) atau yang lebih dikenal dengan nama "Corona Virus" merupakan jenis baru dari coronavirus yang menyerang sistem pernapasan. COVID-19 dapat menular ke berbagai golongan manusia manapun, mulai dari lansia (lanjut usia), para remaja, anak-anak, bayi, bahkan dapat menyerang ibu hamil dan ibu menyusui.

 

Corona Virus Desease ini pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, China pada akhir tahun 2019. Seperti yang kita tahu bahwa virus ini menyebar dengan cepat dan telah menyebar ke hampir seluruh negara di dunia dalam hitungan beberapa bulan saja. Negara yang terdampak virus ini antara lain, Indonesia, Irak, Malaysia, Singapura, Filipina, dll.

Merebaknya pandemi virus ini membuat beberapa negara menerapkan kebijakan untuk memberlakukan lockdown guna mencegah penyebaran virus Corona yang lebih luas. Di Indonesia sendiri, diberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah perluasan virus ini. Jadi, pemerintah mengimbau agar masyarakat Indonesia tetap dirumah saja jika tidak ada keperluan mendesak sekali.

 

"Iya para penumpang pun menurun sangat drastis sejak adanya virus COVID-19. Bahkan jumlah penumpang dalam satu perjalanan dapat di hitung oleh jari,” ujar Sumanto, asisten bus biro perjalanan di Tangerang, Jumat (19/02/2020) lalu.

 

Anjuran Work From Home (WFH) dan sekolah/kuliah secara daring merupakan salah satu dampak COVID-19, kebijakan tersebut dibuat oleh pemerintah agar masyarakat tetap melakukan aktivitas dirumah saja untuk memutus rantai virus tersebut.

 

Namun, jika memang ada keperluan yang sangat mendesak untuk keluar rumah. Maka ada beberapa hal yang harus di terapkan, misalnya seperti menerapkan social distancing 1 meter, menggunakan masker, membawa hand sanitizer, serta anjuran untuk menggunakan cashless payment.

 

Selain menjaga diri dari luar, kita juga perlu memberi asupan gizi dan vitamin yang cukup serta olahraga yang cukup agar imun kita kuat dan lebih sehat.

 

Setelah membaca artikel ini, saya harap kita semua tetap dapat patuh dengan aturan yang sudah dibuat agar penyebaran virus COVID-19 tidak semakin luas.

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BANDARA
InJourney Airports dan Polres Bandara Soetta Perketat Keamanan Kargo Pasca Pencurian Tas Ekspor

InJourney Airports dan Polres Bandara Soetta Perketat Keamanan Kargo Pasca Pencurian Tas Ekspor

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:11

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) dan Polres Bandara Soekarno-Hatta memperkuat aspek keamanan lingkungan bandara.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill