Connect With Us

Logistik Pemilihan, Antara Idealitas dan Realitas

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 3 Juni 2024 | 19:18

Ahmad Syailendra, Pengamat/Peneliti Pusat Studi Pemilu dan Partai Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (PSP3 UMJ). (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

Oleh: Ahmad Syailendra, Pengamat Politik 

 

TANGERANGNEWS.com-Sejak beberapa bulan terakhir gambar gambar bermunculan dukungan dan simpatik masyarakat terhadap Seorang yang dianggap bisa menjadi Calon Kepala Daerah.

Strategi marketing yang di lakukan memang mengincar publikasi dan Pengenalan Tokoh yang di maksud agar dikenal dan dibicarakan oleh publik. Selain meningkatkan elektabilitas tokoh yang di maksud agar dapat di lirik oleh partai politik sebagai persyaratan untuk bisa di calonkan dan di daftarkan ke KPUD. 

Sah dalam undang-undang diatur, bahwa setiap Warga Negara Indonesia berhak untuk di pilih dan memilih. Siapa yang akan memilih awal Para tokoh yang gambarnya bertebaran di pinggir pinggir jalan, bahkan baliho, banner yang sudah masuk ke gang gang kampung. Tidak lain dan tidak bukan adalah Partai Politik sebagai supra Sistem dalam kelembagaan negara kita. 

Lantas apa yang sedang di persiapkan oleh mereka yang sedang tebar pesona ke publik dan Partai politik, selain Logistik yang di persiapkan menopang agresi politik jelang di keluarkannya SK dukungan oleh Partai politik tingkat Pusat. Untuk pemilihan kepala daerah serentak tanggal 27 November 2024.

 

Logistik Pemilihan 

Di wilayah provinsi Banten Biaya perhelatan penyelenggaraan pemilu untuk Provinsi dan delapan (8) kabupaten kota bisa mencapai kurang lebih dari 1,5 Trilyun rupiah, anggaran yang tidak sedikit di gunakan untuk biaya Penyelenggaraan Pemilu dan Keamanan pilkada serentak 2024.

Selain itu bagi partai politik sangat diperlukan untuk memanaskan mesin partai agar dapat berjalan sesuai dengan kehendaknya, Sebagai satu sistem Patron dalam struktur tingkatannya. Akan menjadi mahal biaya politik jika yang bersangkutan bukan dari kader dan tokoh internal partai politik. 

Tanggal  27-29 Agustus 2024 pendaftaran pasangan calon pilkada 2024 melalui partai politik di KPUD, sebelum masuk tahap tersebut, sudah barang tentu para tokoh yang gambarnya berseliweran melakukan Gerakan politik untuk dapat di lirik oleh partai politik.

Meningkatkan popularitas dan elektabilitas dengan mengangkat isu-isu melalui program yang mereka telah paparkan Sebelumnya dalam paparan visi dan misi.  

Oleh karena itu logistik pemilihan dalam pilkada tidak akan sedikit yang di keluarkan oleh para bakal calon, membutuhkan donatur bahkan bohir kelas kakap untuk dapat menunjang perjalanan pilkada. Tidak boleh di anggap enteng persoalan ini, pemilu Presiden dan legislatif 2024 sudah kita lewati dan sama sama kita pahami, jangan sampai pilkada hanya di jadikan sebagai tempat dan ruang untuk "bermain-main" semata. 

Idealnya Jika yang belum siap secara logistik lebih baik mundur dengan teratur. Dan jika sudah siap secara mental silahkan bertanding dengan segala konsekuensi yang ada, Karena Politik adalah wilayah perjuangan untuk memajukan kesejahteraan masyarakat, bukan untuk gagah gagahan pamer popularitas dan kekuasaan.

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

BANTEN
Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:08

Kementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.

BANDARA
InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

Jumat, 15 Mei 2026 | 17:06

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memberikan klarifikasi terkait oknum petugas kargo Bandara Soekarno-Hatta yang diduga melakukan tindak pidana pencurian ratusan tas ekspor Lululemon dengan kerugian senilai Rp1 miliar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill