Connect With Us

Merawat Kebersihan dan Sampah Mulai dari Sekolah

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 13 November 2025 | 13:30

Ahmad Syailendra, Pengamat/Peneliti Pusat Studi Pemilu dan Partai Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (PSP3 UMJ). (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

Oleh: Ahmad Syailendra, S.Sos, Kepala SMP Muhammadiyah 2 Tangerang Ciledug

 

TANGERANGNEWS.com-Persoalan sampah dan kebersihan menjadi persoalan yang mendasar untuk dapat di pecahkan secara Bersama, antara masyarakat, pemerintah dan pengusaha. Tumpukan sampah yang menggunung hingga proses penanganan sampah yang masih tradisional – dilakukan hanya Sebatas membersihkan sampah rumah tangga dan setelah itu di buang ke tempat pembuangan akhir (TPA). 

Dalam ajaran islam "kebersihan adalah bagian dari iman" berasal dari sabda Nabi Muhammad SAW, "Thahuru syathrul iman" (Kebersihan adalah separuh dari iman) yang diriwayatkan oleh Muslim dan Tirmidzi. Adab mengenai kebersihan sangat tinggi nilainya, karena hal ini berkaitan dengan kedisiplinan seorang dalam berperilaku sehat. 

Lingkungan Pendidikan bisa menjadi pionir untuk mengatasi problem persoalan sampah dan kebersihan, dalam rangka internalisasi pembiasaan 7 anak hebat dalam rangka pengembangan konsep Ibadah, Gemar belajar dan bermasyarakat.  Menajamkan ketiga konsep tersebut dalam satu kebiasaan jihad peduli terhadap lingkungan membentuk karater murid-murid cinta terhadap lingkungan sekitarnya. Karena dari pendidikanlah di mulainya jendela kebaikan untuk merawat anak-anak bangsa berperilaku baik dan tidak menyimpang. 

Doktrin jihad peduli terhadap lingkungan tidak hanya semata penilaian adiwiyata di satuan Pendidikan (sekolah), namun menjadi budaya atau kebiasaan yang produktif membentuk karakter yang Tangguh terhadap murid-murid yang peduli terhadap lingkungan. 

Pemerintah daerah melalui dinas Pendidikan dan dinas lingkungan hidup secara teknis bisa memberikan sarana edukasi dan insentif terhadap sekolah-sekolah di wilayahnya, yang mampu meningkatkan dan menjalankan program penanggulangan sampah. Kolaborasi ini tidak hanya di laksanakan saat penilaian calon sekolah adiwiyata semata, namun edukasi yang berkesinambungan melalui pembentukan kader adiwiyata yang berkelanjutan di setiap sekolah. 

 

Program Berkelanjutan dari Pemerintah Daerah

Saya membayangkan dengan pendekatan deep learning Secara konseptual, "deep learning" ini merupakan pendalaman dari implementasi Kurikulum Merdeka yang berfokus pada mindful (Berkesadaran), meaningful (Bermakna), dan joyful learning (Menggembirakan).  Mampu menghadirkan kurikulum sekolah alam di setiap sekolah umum yang ada di kota Tangerang, mendidik karakter terhadap anak mengenai kepedulian pada lingkungan sekitarnya. 

Kebersihan dan sampah merupakan sebuah masalah yang sampai saat ini belum terpecahkan, kolaborasi antar dinas dalam menciptakan sebuah dasar yang kuat bisa menjadi Solusi jangka Panjang karena semua berawal dari perilaku masyarakatnya yang masih menyimpang. 

Penghargaan terhadap penlaian sekolah adiwiyata hanya bersifat seremonial semata tidak di imbangi keseriusan dan program berkelanjutan, hanya mengejar status dan piala penghargaan setelah itu selesai. Fenomena ini bisa menjadi triger bagi pemerintah daerah, memang outputnya belum bisa di rasakan dalam satu atau dua tahun kedepan. Akan tetapi investasi itu Adalah namanya Penguatan karakter yang sudah barang tentu menjadi dasar dalam meningkatkan kualitas Sumber daya manusia di kota Tangerang. 

 

Kader Adiwiyata x Jihad Peduli Lingkungan 

Kader Adiwiyata adalah peserta didik sekolah yang ditetapkan oleh kepala sekolah dan dibina untuk berperan aktif dan menggerakkan warga sekolah dan warga sekitarnya dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan hidup lampiran Permen LH dan Kehutanan Nomor P.53/MENLHK/SETJEN/KUM.1/9/2019 tentang Penghargaan Adiwiyata.  

Aktivitas murid yang di tunjuk menjadi kader adiwiyata merupakan agend of change disekolah yang terdapat dalam kelompok kerja seperti pengelolaan sampah, konservasi energi, konservasi air, kebersihan, inovasi, dan penanaman tanaman. Jumlah mereka (kader adiwiyata) 20 % jumlah murid yang terdapat dalam satu sekolah, dengan demikian Tindakan-tindakan mereka bisa menjadi virus kebaikan dalam menanamkan jihad peduli lingkungan di sekolah dan sekitarnya. 

Kontrol dan evaluasi kegiatan yang di lakukan oleh para kader mesti di laksanakan guna efektivitas dalam menjalankan tugasnya masing-masing di kelompok kerja. Kegiatan ini bisa di laksanakan dalam bentuk jadwal keseharian, seperti perawatan tanaman, pemilahan sampah organic dan non organic dan seperti konservasi energi serta kegiatan lainnya. 

Pembiasaan yang sifatnya “memaksa” murid untuk melaksankan masing-masing tugasnya agar mereka dapat memahami dan perhatian terhadap lingkungan yang mesti di jaga dengan baik. Penggunaan tumbler dan tempat makan sendiri harus di biasakan, agar penggunaaan bahan plastic berkurang dan dapat menekan sampah non organic sejak dini. 

Jihad peduli lingkungan menjadi bagian yang wajib di lakukan oleh seluruh murid melalui edukasi kader adiwiyata. Pemberdayaan kader adiwiyata perlu di lakukan agar dapat meningatkan kapasitas dan wawasan tentang lingkungan yang sehat dan baik secara berkala. Karena mereka akan menjadi influencer kebaikan untuk mendorong terciptanya lingkungan yang sehat dan bersih dan itu akan lahir dari sekolah yang sehat. 

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

KAB. TANGERANG
65 Anak Ajukan Dispensasi Perkawinan ke PA Tigaraksa, Alasannya Ingin Menghindari Zina

65 Anak Ajukan Dispensasi Perkawinan ke PA Tigaraksa, Alasannya Ingin Menghindari Zina

Minggu, 18 Januari 2026 | 15:31

Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa mencatat sebanyak 65 perkara anak di bawah umur di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan mengajukan dispensasi Perkawinan di sepanjang tahun 2025.

WISATA
Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:15

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama akhir pekan panjang, terhitung Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026.

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill