Connect With Us

Taman Banjar Wijaya Tangerang Kerek Naik Pendapatan BSDE

EYD | Kamis, 17 Maret 2016 | 09:01

Hijaunya BSD City. (Dira Derby / TangerangNews.com)

TANGERANG – PT Bumi Serpong Damai Tbk membukukan pendapatan sebanyak Rp6,2 triliun sepanjang 2015 atau meningkat 11% dibandingkan dengan realisasi sepanjang 2014 sebanyak Rp5,61 triliun.

Direktur Bumi Serpong Damai Hermawan Wijaya mengatakan, pendapatan tahun lalu sebagian besar disumbang penjualan properti di BSD City. Selain itu, kontributor pendapatan lain disumbang proyek Grand Wisata Bekasi, Kota Wisata Cibubur, Grand City Balikpapan, dan Taman Banjar Wijaya Tangerang.

“Pada tahun 2015, kami sukses mencatatkan kinerja positif dengan kenaikan pendapatan, walaupun terjadi perlambatan ekonomi nasional. Hal ini mengindikasikan konsumen masih menaruh kepercayaan tinggi terhadap produk-produk yang kami tawarkan selama ini,” kata Hermawan dalam siaran pers, Kamis (17/3/2016).

Di sisi lain, kendati pendapatan tumbuh, laba bersih perusahaan berkode emiten BSDE itu turun 44% menjadi Rp2,13 triliun.

Menurut Hermawan, koreksi laba ini disebabkan pada tahun 2014 terdapat laba dari akuisisi saham Entitas Anak, yaitu saham PT Plaza Indonesia Tbk. (PLIN) sebesar Rp1,5 triliun.

Tahun ini, BSDE menargetkan pendapatan pra penjualan atau marketing sales sebanyak Rp6,8 triliun atau sama dengan reaIisasi sepanjang tahun lalu.

Hermawan menyebut, saat ini fundamental keuangan perseroan sangat solid karena posisi kas mencapai Rp6 triliun, bertambah seiring penerbitan obligasi sebanyak Rp2,87 triliun.

Tingginya kas yang dimiliki BSDE memberikan ruang untuk menambah cadangan lahan. Selama tahun 2015, Perusahaan telah menggunakan dananya untuk akuisisi landbank sebesar Rp2,2 triliun.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

BANTEN
Detik-detik Evakuasi Penumpang KMP Batumandi yang Terbakar di Perairan Merak Banten

Detik-detik Evakuasi Penumpang KMP Batumandi yang Terbakar di Perairan Merak Banten

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:07

Insiden mengejutkan terjadi di perairan Merak ketika KMP Batumandi milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mendadak terbakar saat hendak bersandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak, Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill