Connect With Us

Komitmen Sinar Mas Land Hadirkan Kawasan Hijau di BSD City

Denny Bagus Irawan | Jumat, 11 Maret 2016 | 10:15

Sinar Mas Land Luncurkan New Vivacia di BSD City Serpong. (Dira Derby / Tangerangnews)

TANGERANG-Kawasan hijau sudah lama menjadi suasana hunian yang sangat didamba masyarakat perkotaan. Hal ini yang dapat dirasakan saat berada di BSD City, Serpong, Tangerang.  Hamparan ruang terbuka hijau membuat Anda merasa bak di kampung halaman.

 

Komitmen untuk menghadirkan kawasan hijau ini sudah lama diwujudkan pengembang Sinar Mas Land di BSD City, antara lain lewat kehadiran Taman Kota I dan Taman Kota II. Di dua taman kota tersebut, masyarakat dimanja dengan suasana teduh, udara yang segar, pepohonan yang rindang, dan tanaman-tanaman hias yang cantik.

BSD Hijau  

 

Berbagai fasilitas pun dibangun, seperti jogging track, acupuncture walk, tempat bermain anak, hingga tempat duduk untuk bersantai. Tak hanya sampai di sana, Sinar Mas Land juga berupaya menghadirkan kawasan hijau dengan mempersiapkan satu pohon di halaman setiap rumah, yang jika ditebang harus diganti dengan pohon lain.

 

Itulah cara Sinar Mas Land mengedukasi para penghuninya untuk hidup berdampingan dengan alam. Begitu pula dengan perkantoran, di kawasan kantor pusat Sinar Mas Land yang dinamai Green Office Park BSD City misalnya, Anda akan larut dalam konsep Green District yang ditawarkan.  

 

Dalam kawasan Green Office Park BSD City ini terdapat sembilan gedung perkantoran  yang salah satunya adalah The Breeze, sebuah “Mall Without Wall “ khusus Food and Beverages (F/B Mall) yang memiliki fitur–fitur green, yakni Microclimate Optimization, Green Transport and Integrated Parking, serta Sustainable Management Practice.

 BSD

 

Jika Anda berkesempatan jalan-jalan di sekitar sana, Anda akan menemukan jalur sepeda dan jalur pejalan kaki yang terlindung di sepanjang jalan utama, fasilitas parkir sepeda dan shower room, shuttle bus yang khusus berada dalam distrik, serta lahan parkir yang terintegrasi dalam menjaga kawasan ini sebagai Green District.

 

Kawasan ini pun akan dibangun dengan konsep low rise, memiliki Koefisien Dasar Bangunan (KDB) 25%-35%, serta memiliki fasilitas pengelolaan air dan sampah sesuai dengan standar dari Green District. Saat ini dengan total luas lahan mencapai 6000 hektar, 200 ribu jiwa telah menjadi penghuni BSD City.

 

Selain dekat dengan Jakarta Lokasi BSD City yang ditunjang dua jalur tol dan stasiun kereta api, serta akses yang mudah ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga menjadi kelebihan tersendiri. Pastikan Anda menjadi bagian dan merasakan langsung kawasan hijau yang dikembangkan Sinar Mas Land di BSD City ini.

BANTEN
Hadapi Era AI, Sejumlah Kampus Unjuk Gigi Lewat Inovasi Teknologi di Banten Tech Festival 2026

Hadapi Era AI, Sejumlah Kampus Unjuk Gigi Lewat Inovasi Teknologi di Banten Tech Festival 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:04

Berbagai inovasi tekonologi karya anak bangsa dari sejumlah perguruan tinggi dipamerkan dalam ajang Banten Festival Teknologi 2026 yang dihelat oleh Paguyuban Pasundan di Universitas Tangerang Raya (Untara), Tigaraksa, Kabupaten Tangerang

KAB. TANGERANG
Sisir CCTV, Polresta Tangerang Buru Pelaku Curanmor yang Baku Tembak dengan Polisi di Citra Raya

Sisir CCTV, Polresta Tangerang Buru Pelaku Curanmor yang Baku Tembak dengan Polisi di Citra Raya

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:31

Polresta Tangerang menyelidiki pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terlibat baku tembak dengan polisi di kawasan di Citra Raya, Panongan, Kabupaten Tangerang, Jumat, 24 Juli 2026.

TEKNO
MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis

MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:06

Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill