Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TANGERANGNEWS.com-Tim futsal putri Kecamatan Curug berhasil mempersembahkan medali emas bagi kontingen Kecamatan Curug setelah berhasil menaklukkan Kecamatan Panongan dengan skor 2-0 pada pertandingan final Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Tangerang, Kamis (12/10/2017).
Pertandingan yang digelar di gedung olahraga mini Raihan, Kelapa Dua tersebut cukup menegangkan, karena kedua tim saling menunjukan tembakan terbaiknya untuk bisa membobol gawang lawan. Tempo permainan dengan durasi 2x15 menit tersebut pun cenderung tinggi. Bahkan pola bermain para atlet pun cenderung kasar, kedua tim saling serang.
BACA JUGA : Bupati Zaki sukses memanah, Porkab Tangerang Resmi Dibuka
BACA JUGA : Porkab Tangerang: Curug Borong Emas Pencak Silat, Panongan Sementara Unggul
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda babak pertama berakhir, belum ada satu goal pun yang berhasil dicetak oleh kedua tim. Gol pertama baru tercipta melalui tendangan Risma, pemain dengan nomor punggung 9 di menit awal babak kedua. Kapten tim futsal putri Curug tersebut kemudian menggenapkan kemenangan sebelum wasit meniup peluit panjang dibabak kedua. Dia kembali membobol gawang Panongan melalui tendangan kaki kanannya.
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TODAY TAGSpanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana menyusun peraturan daerah (Perda) sebagai tindak lanjut kebijakan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 tentang penanganan isu Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender dan Queer (LGBTQ).
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews