Connect With Us

LSN Kembali Cari Bibit Atlet Berbakat, Kick off Sub Region II Banten Digelar di Pandeglang

Maya Sahurina | Senin, 20 Agustus 2018 | 15:19

Pembukaan Liga Santri Nasional (LSN) di Stadion Badak, Pandeglang, Senin (20/8/2018). (@TangerangNews/2018 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Liga Santri Nasional (LSN) kembali digelar untuk keempat kalinya. Ajang pencarian bakat atlet sepakbola dari kalangan pesantren itu untuk sub region II Banten dibuka di Stadion Badak, Pandeglang, Senin (20/8/2018).

Liga yang melahirkan satu pemain yang kini berlaga di tim nasional U-18 Rafli Mursalim itu untuk perhelatan di Banten terbagi dalam dua sub region, sub region I meliputi kabupaten Tangerang, kota Tangerang dan kota Tangerang Selatan, sementara sub region II untuk wilayah Pandeglang, Serang, Cilegon dan Lebak.

"Kick off kali ini khusus sub region II meliputi , Pandeglang, Serang, Cilegon dan Lebak,” ujar Koordinator LSN Banten Khoirun Huda.

Kata Huda, program Kementrian Pemuda dan Olahraga yang bekerjasama dengan Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) Nahdatul Ulama (NU)itu semakin banyak peminatnya. Pondok pesantren di Banten semakin antusias mendaftarkan timnya untuk mengikuti kompetisi tersebut.

“Karenanya, kami memutuskan membentuk dua sub region di Banten, setelah melihat antusiasisme pondok pesantren untuk mengikuti LSN,” tambahnya. 

Dibeberkannya, untuk sub region II, kompetisi tahunan itu diikuti 16 tim dari 16 pondok pesantren, mereka akan bertanding untuk memperebutkan juara sub region II yang akan bertanding dengan juara sub region I untuk mewakili Banten di tingkat nasional.

Sementara, perhelatan di sub region I, lanjut Huda, akan digelar pada September ini. “Pondok pesantren di kabupaten Tangerang, kota Tangerang dan Tangsel pun sudah mendaftarakan timnya. Insya Allah akan digelar awal September ini," tandasnya.

Ditambahkan Perwakilan RMI Pusat Khirzul Alim, LSN merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kalangan pesantren dalam bidang olahraga. "Kami meyakini dari 27 ribu pesantren yang ada di Indonesia menyimpan banyak keunggulan dan potensi yang luar biasa termasuk juga potensi pemain sepakbola,” katanya.

Selain itu, pihaknya berharap kompetisi tersebut segera mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah di Banten. "Dibeberapa wilayah LSN sudah menjadi agenda daerah, semoga tahun depan Pemda di Banten  juga bisa memfasilitasi,” harapnya.

Diketahui, Rafli Mursalim, striker timnas U-18 adalah atlet sepakbola yang berasal dari Pondok Pesantren Al Asyariyah Tangerang. Rafli salah satu tim yang memperkuat skuad Al Asyariyah pada LSN 2016.(RMI/HRU)

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

SPORT
Sempat Tertinggal, Persita Bangkit Tundukkan PSBS Biak 2-1 di Indomilk Arena

Sempat Tertinggal, Persita Bangkit Tundukkan PSBS Biak 2-1 di Indomilk Arena

Selasa, 17 Februari 2026 | 12:37

Persita Tangerang meraih kemenangan 2-1 atas PSBS Biak pada pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026. Laga berlangsung di Indomilk Arena, Senin, 16 Februari 2026, sore.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

OPINI
Jalan Rusak Memakan Korban, Prioritas Pembangunan Dipertanyakan

Jalan Rusak Memakan Korban, Prioritas Pembangunan Dipertanyakan

Kamis, 19 Februari 2026 | 17:23

Lubang-lubang di jalan bukan sekadar cacat aspal. Ia menjadi ancaman langsung terhadap keselamatan publik. Dalam konteks Pasar Kemis, korban bukan hanya luka ringan, tetapi kehilangan nyawa. Artinya, ini bukan lagi isu infrastruktur teknis

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill