Connect With Us

Ternyata ini Makna Filosofi Logo Baru Persita

Mohamad Romli | Rabu, 26 Februari 2020 | 18:04

Logo Baru Persita. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Selama 66 tahun berkiprah, Persita untuk pertama kalinya merubah logo klub kebanggaan masyarakat Tangerang tersebut.  Logo tersebut pertama kali diperkenalkan ke publik, Rabu (26/2/2020).

Masih mengusung ikon benteng sebagai identitas Tangerang, juga ada beberapa perubahan dari logo sebelumnya.

Dalam keterangan tertulisnya, Persita mengungkap makna filosofi dari logo barunya tersebut. Berikut keterangannya.

PERSITA

Menunjukkan identitas utama klub Perserikatan Sepak Bola Indonesia Tangerang (Persita).

PERISAI

Melambangkan tameng yang telah dikenal dalam kebudayaan dan peradaban Indonesia sebagai senjata yang melambangkan perjuangan, pertahanan dan perlindungan diri untuk mencapai tujuan.

Perisai juga kerap dianalogikan sebagai bentuk kegigihan, ketahanan serta kesatuan dan percaya diri saat menghadapi banyak ancaman dan bahaya.

Warna emas di sisi pinggiran perisai mewakili keinginan klub untuk selalu meraih prestasi terbaik.

Warna emas dikenal sebagai representasi warna juara, warna pemenang.

Bukti bahwa semangat Persita yang selalu ingin meraih kemenangan, kemakmuran dan kejayaan.

Warna ungu di dalam perisai merepresentasikan kemewahan, kebijaksanaan, kekuatan serta ambisi.

Diharapkan dengan penggunaan warna ini, Persita akan menjadi klub papan atas dan selalu berambisi untuk menjadi yang terbaik serta disegani.

OBOR

Menggambarkan nyala semangat para Pendekar Cisadane untuk selalu memberikan prestasi yang terbaik.

Obor merepresentasikan api abadi yang akan selalu menyala di hati para Pendekar dan yang siap menerangi langkah Pendekar di setiap perjuangan mereka.

BENTENG

Sejak lama, sejarah Kabupaten Tangerang tidak pernah lepas dari benteng yang menjadi identitas utama daerah.

Sejak zaman penjajahan, Kabupaten Tangerang tetap kokoh karena benteng yang mengelilinginya.

Filosofi serupa diadaptasi ke logo Persita sebagai bentuk representasi kokohnya semangat dan perjuangan Pendekar Cisadane di setiap pertandingan.

Benteng juga sebagai gambaran pertahanan terbaik saat menghalau datangnya musuh atau lawan.

1953

Merepresentasikan tahun kelahiran Persita. (RAZ/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

BANDARA
InJourney Airports Pangkas Tarif Jasa Bandara 50%, Tiket Pesawat Libur Nataru 2027 Bakal Lebih Murah

InJourney Airports Pangkas Tarif Jasa Bandara 50%, Tiket Pesawat Libur Nataru 2027 Bakal Lebih Murah

Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:56

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) resmi menetapkan penurunan tarif jasa kebandarudaraan hingga 50 persen bagi penumpang pesawat maupun maskapai penerbangan.

KAB. TANGERANG
Ditangkap Polisi Usai Tawuran Pakai Molotov di Citra Raya, Belasan Pelajar Nangis di Pangkuan Orang Tua

Ditangkap Polisi Usai Tawuran Pakai Molotov di Citra Raya, Belasan Pelajar Nangis di Pangkuan Orang Tua

Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:57

Sebanyak 17 orang pelajar diamankan oleh jajaran Polsek Panongan usai terlibat aksi tawuran antar kelompok di Kawasan Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Senin 26 Oktober 2026, malam.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill