Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TANGERANGNEWS.com – Dunia sepak bola Indonesia tercoreng dengan kasus dokter gadungan Elwizan Aminudin. Terhitung selama 11 tahun ini, Elwizan Aminudin atau biasa disapa dokter Amin itu membohongi klub-klub, operator liga, hingga federasi PSSI.
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengungkapkan, terbongkarnya kasus dokter gadungan Elwizan Aminudin ini terjadi di PSS Sleman. "Di PSS Sleman ini identitas dia terbongkar. Ternyata Elwizan Aminudin bukan dokter," kata Iriawan, Jumat 3 Desember 2021, seperti dikutip dari CNNIndonesia.
Iriawan mengatakan bahwa yang bersangkutan mengaku sebagai alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. “Yang bersangkutan juga pernah menjadi dokter di beberapa klub Liga 1,” ujarnya.
Selain Timnas Indonesia yang pernah menjadi korban dokter gadungan itu pada 2018, klub-klub Liga1 yang sempat menggunakan jasa Elwizan adalah Persita Tangerang, Kalteng Putra, Sriwijaya FC, Bali United, Kalteng Putra, dan terakhir PSS, sebelum akhirnya kedoknya terbongkar.
Elwizan diketahui mulai terjun di sepak bola pada 2010 bersama Persita Tangerang. Pria kelahiran Bireun, Aceh 25 April 1981, ini menjadi dokter di klub berjulukan Pendekar Cisadane itu hingga 2014.
Pada 2014 itu, Elwizan juga sempat dipanggil PSSI untuk mengawal Timnas Indonesia U-19 yang akan tampil di turnamen Pre-Repatori AFF 2014 di Vietnam. Status Elwizan saat itu di Timnas hanya diperbantukan.
Selanjutnya di 2015, Elwizan dikontrak PS TNI --sekarang Tira Persikabo-- saat tampil di Piala Jenderal Sudirman 2015. Setelah itu, dia dipinang Bali United yang tengah diasuh Indra Sjafri.
Pada musim liga berikutnya, Elwizan Aminudin yang juga memperkenalkan diri sebagai El Amin ini bekerja untuk Madura United. Tak berselang lama ia mendapat tawaran menangani klub asal Sumatera Selatan, Sriwijaya FC.
Kemudian pada 2018, Elwizan kembali mendapat kepercayaan menangani Timnas Indonesia U-19. Sama seperti sebelumnya, status dia tidak tetap, melainkan hanya diperbantukan untuk mengisi kekosongan tim dokter.
Setelah itu berturut-turut dua klub asal Kalimantan, yakni Barito Putera dan Kalteng Putra menggunakan jasa Elwizan. Terakhir, Elwizan bergabung dengan PSS Sleman mulai 2021 untuk menatap Liga 1 2021/2022.
Selama 11 tahun ini tak ada yang menyadari bahwa Elmizan adalah dokter gadungan. Sepak terjang Elwizan selama 11 tahun malang melintang bersama klub profesional Indonesia, terbongkar kedoknya setelah ada dokter di Twitter yang berkicau.
Pengguna akun @igbalamin89 menyebut Elwizan Aminudin sebagai dokter gadungan. Akun itu juga menyebut bahwa yang bersangkutan tidak terdaftar di Ikatan Dokter Indonesia (IDI), juga di Kolegium Kedokteran Indonesia (KKI).
Setelah kicauan akun tersebut viral, PT Liga Indonesia Baru melakukan penyelidikan. Hasil dari penyelidikan itu, Elwizan Aminudin terbukti memalsukan ijazah Ilmu Kedokteran Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.
Dengan munculnya kasus ini, dokter PSIS Semarang yang juga mantan dokter Timnas Indonesia, Alfan Nur Asyhar, mengaku sangat prihatin dengan klub sepak bola Indonesia dan PSSI yang bisa kecolongan. Alfan berharap kasus yang menodai dunia sepak bola di Tanah Air ini diusut tuntas dan diproses hukum serta jangan sampai terulang.
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TODAY TAGNama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,
Latihan fisik merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan atlet. Namun bagi yang memiliki asma, aktivitas dengan intensitas tinggi dapat memicu gangguan pernapasan yang berdampak langsung pada performa.
Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews