Connect With Us

Fasilitas Atlet Angkat Besi Tangsel Bikin Miris, Tidak Ada MCK hingga Atap Bocor

Yanto | Kamis, 27 Februari 2025 | 18:50

Kondisi fasilitas atlet angkat besi di Jalan Kavling Serpong, Kelurahan Serpong, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel, Kamis 27 Februari 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Demi meraih mimpi dan sebuah prestasi, atlet angkat besi dan angkat berat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) rela berlatih di sebuah rumah dengan fasilitas minim.

Pantauan Tangerangnews, ruangan latihan pada rumah yang berlokasi di Jalan Kavling Serpong, Kelurahan Serpong, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel, itu kondisinya buruk.

Ruangannya pun hanya berukuran 16 meter persegi dan jauh dari kelayakan mulai dari barbel yang rusak, lantai retak dan bolong-bolong hingga tidak ada tempat mandi cuci kakus (MCK). Bahkan atap rumah tersebut bocor saat hujan deras.

Para atlet tersebut setiap hari berlatih di rumah milik Pembina Prestasi (Binpres) Cabor Angkat Besi dan angkat Berat KONI Jakarta Selatan Dedeh Kurniasih.

Saat ini, cabor tersebut telah memiliki 11 orang atlet, yang terdiri dari 6 orang atlet angkat berat dan 5 orang atlet angkat besi.

Sedangkan pendidikan mereka yakni tingkat SMA dan satu orang kini mahasiswa di Universitas Pamulang (Unpam).

“Jadi ruang tamu yang kami gunakan untuk berlatih atlet itu sejak tahun 2006. Meski tempat latihan jauh dari kelayakan dan sangat minim fasilitas, tapi kami dan atlet memiliki semangat yang cukup besar dalam berlatih,” ungkap Dedeh.

Akan tetapi, Dedeh berkeyakinan bahwa apa yang dilakukan oleh atletnya itu tidak melunturkan semangat mereka. Meski menggunakan fasilitas alakadarnya, atlet justru sangat bersemangat untuk berlatih.

Ia, juga bercerita banyak anak didiknya sudah berprestasi hingga bertanding di tingkat nasional.

"Demi membawa nama baik Tangsel saya rela, menempati rumah latihan ini hingga 18 tahun, untuk mencari bibit yang unggul hingga bisa ikut kompetisi nasional," ujarnya.

OPINI
Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Senin, 27 April 2026 | 23:00

Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten

BISNIS
RUPST 2025, bank bjb Tebar Dividen Rp900 Miliar, Tunjuk Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris Utama

RUPST 2025, bank bjb Tebar Dividen Rp900 Miliar, Tunjuk Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris Utama

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) kembali membuktikan komitmennya dalam memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.

BANTEN
Wagub Banten Tegaskan MBG Jangan Berorientasi Bisnis

Wagub Banten Tegaskan MBG Jangan Berorientasi Bisnis

Selasa, 28 April 2026 | 23:21

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah memberikan peringatan keras agar program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berada pada jalur sosial dan pemenuhan gizi, bukan menjadi ajang mencari keuntungan bisnis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill