VIDEO : Pedagang Sapi Potong Tangerang Mogok 3 Hari
Dibaca : 1026
TANGERANGNEWS.com-Pedagang daging sapi potong di Pasar Tradisional Ciledug, Kota Tangerang akan melakukan aksi mogok berdagang selama tiga hari, terhitung mulai tanggal 20 hingga 23 Januari 2021.
Aksi tersebut menyusul kenaikan harga daging sapi yang dinilai tidak wajar dan telah terjadi sejak dua bulan terakhir.
Di Pasar Tradisional Ciledug, pedagang sapi potong terlihat membagikan surat edaran terkait rencana aksi mogok berjualan selama tiga hari, kepada seluruh pedagang, Selasa (19/1/2021).
Hari ini pedagang tidak lagi menerima pasokan, melainkan menjual daging sisa kemarin yang belum terjual.
Kenaikan harga daging sapi terjadi mulai dari tingkat rumah jagal karena pasokan sapi potong menurun. Hal itu mengakibatkan pedagang kesulitan menjualnya kepada konsumen dikarenakan jika tidak dapat lagi menaikkan harga jual.
Kondisi tersebut membuat pedagang harus menanggung kerugian, terlebih daya beli masyarakat masih menurun di tengah pandemi COVID-19.
Saat ini, harga jual di tingkat rumah jagal mengalami kenaikan sebesar Rp 13 ribu per kilogram atau dari Rp 83 ribu menjadi Rp 96 ribu perkilogram. Dengan demikian untuk satu ekor sapi mengalami kenaikan sebesar Rp5 juta.
Sedangkan harga jual daging sapi di tingkat eceran mencapai Rp125 ribu hingga Rp130 ribu perkilogram dari normalnya Rp 100 ribu hingga Rp110 ribu per kilogramnya. Kenaikan harga ini dinilai tdiak wajar.
Penertiban lapak liar di Tempat Penampungan Pasar Sementara (TPPS), Jalan Megu, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang berlangsung ricuh karena mendapat perlawanan dari para pedagang.
Pengembang perumahan bersubsidi Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang, PT Infiniti Triniti Jaya (Infiniti Land) berkolaborasi dengan dunia akademik melalui kerja sama penelitian bersama Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan
Ajang Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 tidak hanya menyajikan pameran dan hiburan seru, tetapi juga menjadi ladang keberuntungan bagi para pengunjung.