Connect With Us

Dapat Perlawanan dari Pedagang, Pembongkaran Lapak Liar di Cisoka Berlangsung Ricuh

Muhamad Yusri Hidayat | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:40

Pembongkaran lapak liar di Cisoka mendapat perlawanan dari para pedagang. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Penertiban lapak liar di Tempat Penampungan Pasar Sementara (TPPS), Jalan Megu, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang berlangsung ricuh karena mendapat perlawanan dari para pedagang.

‎Berdasarkan pantauan Tangerangnews di Lokasi, kericuhan terjadi pada saat petugas gabungan mengeluarkan ekskavator untuk membongkar pasar sementara itu. 

‎Terlihat, puluhan pedagang merasa tidak terima lapaknya akan dibongkar. Terlebih, barang dagangan mereka belum dipindahkan. 

‎Kericuhan makin memanas pada saat pemilik tanah yang dijadikan TPPS itu datang. Akhirnya, petugas gabungan pun menarik diri dan membatalkan pembongkaran.

‎Salah seorang pedagang bumbu, Leni mengungkapkan, alasan ia tidak mau dipindahkan yakni harga sewa kios di tempat yang disediakan oleh Perumda Pasar Kerta Niaga Raharja lebih mahal dari lapak di TPPS. 

‎"Kalau lapak di Perumda bisa sampai Rp3 jutaan. Kalau disini (TPPS) sekitar Rp1 jutaan, bahkan ada yang Rp800 ribu," ungkap Leni.

‎Selain itu, para pedagang juga meminta agar harga sewa kios di pasar tersebut dapat dikurangi harga sewanya serta beroperasi selama 24 jam.

Kemudian, mereka meminta agar transportasi umum dapat diperbolehkan masuk ke pasar dan tidak diberlakukan sistem parkir.

Jika tuntutan tersebut tidak dipen‎uhi, para pedagang seara tegas menolak direlokasi.

‎"Kita bisa saja ikut pindah ke sana, asal pihak Pemerintah Daerah bisa mengikuti aspirasi kita para pedagang," ujar Leni.

‎Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menjelaskan, langkah tersebut diambil guna menata kawasan dan memastikan aktivitas perdagangan berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Menurutnya, pembongkaran 81 lapak yang ada dilakukan karena menyalahi aturan tata ruang. Langkah penertiban ini pun didahului oleh upaya sosialisasi dari pemerintah daerah yang mengundang para pedagang ke Aula Kecamatan Cisoka.

Sebelum eksekusi penertiban bangunan, Pemkab Tangerang juga sudah menerbitkan Surat Peringatan (SP) 1 sampai SP 3 kepada pihak pedagang terkait secara berkala.

‎"Agar mereka para pedagang paham, bahwa mereka bukan dilarang berjualan, hanya dipindahkan tempat berdagangnya," tegasnya.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

SPORT
Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Senin, 14 September 2026 | 11:09

PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.

KOTA TANGERANG
Keracunan Makanan? Berikut Panduan Penanganan dan Pencegahannya dari Dokter RS Sari Asih Bintaro

Keracunan Makanan? Berikut Panduan Penanganan dan Pencegahannya dari Dokter RS Sari Asih Bintaro

Selasa, 15 September 2026 | 13:58

Keracunan makanan tidak selalu hanya berupa gangguan pencernaan ringan. Makanan atau minuman yang terkontaminasi dapat menyebabkan berbagai penyakit, bahkan lebih dari 200 jenis penyakit menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill