Connect With Us

Kerahkan 400 Personel, Pemkab Tangerang Bongkar 81 Lapak Liar di Cisoka

Muhamad Yusri Hidayat | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:16

Ratusan aparat keamanan saat berialog dengan pedagang yang lapaknya hendak dibogkar di area TPPS, Jalan Megu, Kecamatan Cisoka, Kamis 18 Juni 2026. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengerahkan ratusan personel gabungan guna mengamankan proses pembongkaran puluhan lapak liar di area Tempat Penampungan Pedagang Sementara (TPPS), Jalan Megu, Kecamatan Cisoka, Kamis 18 Juni 2026.

‎Personel yang dikerahkan terdiri atas unsur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), Trantib, TNI, serta Polri.

Mereka dikerahkan guna memastikan kelancaran sterilisasi terhadap 81 tempat usaha ilegal yang dinyatakan menyalahi regulasi pemanfaatan fungsi lahan.

‎Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menjelaskan pembongkaran dilakukan untuk menata kawasan dan memastikan aktivitas perdagangan berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

‎"Kurang lebih 400 personel gabungan dikerahkan dikerahkan ke lokasi," jelas Soma.

‎Nantinya, para pedagang di TPPA tersebut akan direlokasi ke Pasar Tradisional Cisoka milik Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja.

‎Soma mengungkapkan, pembongkaran dilakukan karena bangunan lapak menyalahi aturan tata ruang. Langkah penertiban ini pun didahului oleh upaya sosialisasi dari pemerintah daerah yang mengundang para pedagang ke Aula Kecamatan Cisoka.

‎"Sebelum dilakukan penertiban kita undang kembali di Aula Kecamatan Cisoka, untuk diberikan sosialisasi," ungkapnya.

‎Dalam pembongkaran tersebut, Pemkab Tangerang mengerahkan dua alat berat sekaligus memutus jaringan listrik melalui koordinasi dengan PLN.

‎Soma menekankan, seluruh tahapan regulasi telah dipenuhi oleh pemerintah daerah sebelum eksekusi penertiban bangunan.

Penegakan aturan tersebut meliputi penyampaian sosialisasi serta penerbitan Surat Peringatan (SP) 1 sampai SP 3 kepada pihak pedagang terkait secara berkala.

‎"Agar mereka para pedagang paham, bahwa mereka bukan dilarang berjualan, hanya dipindahkan tempat berdagangnya," tegasnya.

PROPERTI
Gandeng UI, Pengembang Rumah Subsidi MGK Serang Sulap Kawasan Hunian Jadi Laboratorium Riset

Gandeng UI, Pengembang Rumah Subsidi MGK Serang Sulap Kawasan Hunian Jadi Laboratorium Riset

Kamis, 18 Juni 2026 | 11:51

Pengembang perumahan bersubsidi Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang, PT Infiniti Triniti Jaya (Infiniti Land) berkolaborasi dengan dunia akademik melalui kerja sama penelitian bersama Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill