Pemprov Banten Bakal Evaluasi Penanganan Banjir Seluruh Kabupaten/Kota
Minggu, 25 Januari 2026 | 21:25
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
TANGERANGNEWS.com-Peserta vaksinasi COVID-19 di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang membeludak hingga terjadi tumpukan antrean, Selasa 29 Juni 2021.
Rupanya hal ini disebabkan warga Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang ikut menjadi peserta vaksinasi secara bersamaan.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Tangerang Buceu Gartina menjelaskan banyaknya peserta vaksin di Puspem Kota Tangerang karena datang dan mengantre tidak sesuai dengan jadwal. Lalu, ditambah lagi peserta vaksin datang dari luar daerah.
"Jadi banyak yang hadir tidak sesuai jadwal, lalu belum mendaftar. Bahkan ada dari Kabupaten Tangerang, Kota Tangsel," ujarnya.
Buceu meminta kepada warga yang hendak vaksinasi untuk dipastikan kepesertaannya terdaftar dan hadir sesuai jadwal.
Lalu, jika berdomisili di Kota Tangerang maka siapkan pengantar domisili dari RW tempat tinggal.
"Vaksin yang tidak menggunakan surat domisili dilaksanakan oleh UPT Kemenkes yaitu di RS Sitanala," jelasnya.
Pemkot menargetkan vaksinasi se-Kota Tangerang mencapai 20 ribu orang. Sementara untuk vaksin di Puspem targetnya sehari 5.000 orang.
"Jadi, demi menghindari antrean, bisa juga mengikuti vaksinasi wilayah (kecamatan) masing-masing," pungkasnya.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
TODAY TAGArgumentasi yang dibangun oleh Khikmawanto mengenai urgensi pembuatan "Kandang Setan" di Kota Tangerang memang terdengar seperti sebuah kejujuran yang menyentak di tengah kelesuan moralitas publik.
Seorang remaja berinisial OJF, 19, ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tangerang Selatan atas kasus persetubuhan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews