VIDEO : 239.489 Pemudik Melalui Bandara Soekarno-Hatta
Dibaca : 275
TANGERANGNEWS.com-Lima hari menjelang hari raya Idul Fitri, calon pemudik yang melintas melalui transportasi udara tampak mulai padat pada siang hari ini, Rabu 27 April 2022.
Berdasarkan data, terhitung sejak H-10 - H-6 kemarin, pemudik yang melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah mencapai 239.469 pemudik, dengan 1.941 penerbangan .
Antrean panjang calon pemudik mengular di area check-in E domestik, Terminal III Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.
Kondisi ini terjadi sejak pagi hari dan diperkirakan akan terus terjadi peningkatan jumlah pemudik hingga malam hari.
Setiap pemudik harus antre hingga kurang lebih 30 menit. Terlebih barang bawaan penumpang yang saat ini cukup banyak. Mengingat mereka akan menghabiskan waktu cukup lama di Kampung halaman.
Nurlaela salah seorang pemudik mengatakan, dirinya yang akan pulang kampung ke Lombok mengaku terkejut dengan kepadatan di Bandara Soekarno-Hatta. Padahal dirinya telah berangkat lebih awal. “Saya ini termasuk berangkat lebih awal. Saya berpikir biar tidak terlalu ramai berangkat. Tetapi sampai sini kok ramai sekali ya,” ujar Nurlaela.
Meski demikian dirinya yang mudik bersama anaknya mengaku senang dapat bertemu suaminya setelah dua tahun terpisah.
Sejumlah wilayah di Tangerang Raya akan mengalami pemadaman listrik bergilir pada Jumat, 19 Juni 2026. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikokol, Serpong, Teluknaga, dan Cikupa, mengumumkan penerapan manajemen beban sementara
Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang menggeledah kantor PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS), yang sebelumnya bernama PT Angkasa Pura Kargo (APK), pada Jumat, 19 Juni 2026.
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyegel PT. Beringin Petroleom Energy, perusahaan pengolahan limbah oli bekas yang berlokasi di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Sabtu, 20 Juni 2026.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""