Connect With Us

Divonis 2,5 Tahun, Neneng Ajukan Keberatan

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 22 Oktober 2013 | 16:02

Neneng Pingsan seusai mendengar tuntutan Jaksa (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Kuasa hukum terdakwa pemotong kelamin Neneng binti Nacing akan mengajukan banding terhadap putusan Majelis Hakim yang menjatuhkan hukuman 2,5 tahun penjara.

"Kami akan ajukan banding. Neneng merasa hukuman ini masih terlalu berat untuknya," kata Eka Purnama Sari, Selasa (22/10).
Eka juga mengaku kecewa dengan putusan Hakim yang tidak mempertimbangkan posisi Neneng sebagai korban perkosaan. Berdasarkan kereangan Neneng, dia memotong kelamin Muhyi karena sakit hati, kehormatannya telah direnggut.

"Sebagai korban dia melakukan itu untuk membela diri. Tapi itu tidak jadi pertimbangan hakim. Karena katanya harus dibuktikan dulu. Memang perkosaan itu sudah dilaporkan ke Polres Depok, tapi prosesnya lama," katanya.

Untuk itu,  dia akan mendorong Polres Depok untuk segera menindak kasus dugaan perkosaan yang dilakukan Muhyi terhadap Neneng.
"Dalam waktu dekat Neneng akan di BAP. Kemarin penyidik harus minta izin duru ke Dirjen Lapas untuk pemeriksaan. Mudah-mudahan hasilnya bisa kita ajukan dalam banding," katanya.
 
HIBURAN
Liburan Sekolah Seru di Tangcity Mall, Belajar Berkebun hingga Jadi Pemadam Kebakaran

Liburan Sekolah Seru di Tangcity Mall, Belajar Berkebun hingga Jadi Pemadam Kebakaran

Selasa, 16 Juni 2026 | 11:38

Masa liburan sekolah pertengahan tahun menjadi momen yang paling dinantikan oleh anak-anak dan keluarga untuk menikmati waktu berkualitas bersama.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

NASIONAL
ESDM Buka Peluang Pertamax Turun Lagi, Asal Harga Minyak Dunia Ikut Melandai

ESDM Buka Peluang Pertamax Turun Lagi, Asal Harga Minyak Dunia Ikut Melandai

Rabu, 17 Juni 2026 | 13:45

Pemerintah menyatakan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi masih akan mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Bakal Kurangi Proyek Infrastruktur Imbas Kenaikan BBM

Pemkab Tangerang Bakal Kurangi Proyek Infrastruktur Imbas Kenaikan BBM

Selasa, 16 Juni 2026 | 18:38

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bakal mengurangi volume pembangunan infrastruktur di wilayahnya imbas kenaikan harga pada sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill