Connect With Us

Dijadikan Sarang Cyber Crime, Rumah di BSD Digerebek

Dira Derby | Jumat, 29 November 2013 | 10:32

Borgol (tangerangnews / dens)


TANGSEL-Sebuah rumah yang berlokasi di Kompleks Puspita Loka Blok F2 No.12 A, BSD, Kecamatan Serpong, KotaTangsel pada Kamis (28/11) malam digerebek petugas Mabes Polri. Hal itu dilakukan petugas, lantaran rumah tersebut dijadikan sarang para pelaku cyber crime.

Ketika digerebek, petugas berhasil mengamankan 49 orang yang ada di dalamnya. Dari 49 orang tersebut semua adalah WN Taiwan, hanya tiga diantaranyan wanita asal Indonesia.

Menurut salah seorang anggota Polsek Serpong, Mabes Polri mendapat informasi dari pihak kepolisian Cina akan  pergerakan para pelaku tersebut. “Karena memang yang ditipu dan menjadi korban bukan warga sini (WNI) tetapi warga Negara Cina,” terang sumber yang enggan disebutkan namanya itu.

Usai melakukan pemeriksaan dan menyita barang bukti berupa sejumlah laptop, berkas dan CPU, petugas kemudian membawa serta para tersangka ke Mabes Polri.
 
AYO! TANGERANG CERDAS
SPMB Kota Tangerang 2026 Dibagi 3 Wilayah, Orangtua Wajib Cek Zona Domisili Sekolah

SPMB Kota Tangerang 2026 Dibagi 3 Wilayah, Orangtua Wajib Cek Zona Domisili Sekolah

Kamis, 21 Mei 2026 | 09:27

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai mematangkan menetapkan pembagian wilayah domisili bagi calon peserta didik terkait Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SD dan SMP.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

NASIONAL
Motor Tutup Pelat Nomor Tak Bisa Lagi Kabur dari ETLE, Bisa Deteksi Wajah Pengendara

Motor Tutup Pelat Nomor Tak Bisa Lagi Kabur dari ETLE, Bisa Deteksi Wajah Pengendara

Selasa, 26 Mei 2026 | 14:15

Aksi pengendara motor yang sengaja menutup pelat nomor untuk menghindari tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mulai jadi perhatian serius Kepolisian Negara Republik Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill