Connect With Us

Ruang Ibu Beri ASI Jadi Sorotan di Tangsel

Bastian Putera Muda | Rabu, 18 Desember 2013 | 15:20

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany tampak hadir dalam acara HUT DWP (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)



TANGSEL-Masih minimnya ruang laktasi atau ruang yang disediakan khusus bagi ibu untuk memberikan air susu ibu kepada anaknya di fasilitas umum dan perkantoran di Kota Tangsel jadi sorotan Darma Wanita Persatuan (DPW) kota setempat.

"Ruang laktasi wajib tersedia kantor kedinasan," kata ketua DWP kota Tangsel Tintin Dudung E Diredja, saat HUT DWP ke 14 di Puspiptek, Setu, Rabu (18/12).

Menurutnya, pemberian ASI eksklusif kepada bayi untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan bayi, haruslah ditunjang dengan kebijakan, sarana dan prasarana yang mendukung. Untuk itu, pemerintah daerah perlu mensosialisasikan dan mewajibkan tersedianya ruang laktasi di tempat publik, baik di instansi pemerintahan maupun perusahaan swasta.

"Saat ini yang tersedia ruang menyusui hanya di beberapa kantor dinas saja. Seperti, Sekwan, sekda serta BP2T," ucapnya.

Kata dia, masih sangat jarang keberadaan ruang laktasi di kantor kedinasan. Lantaran, sejumlah kantor kedinasan masih ngontrak di ruko.

"Ruang laktasi wajib tersedia di semua tempat publik dan perusahaan yang memiliki tenaga kerja," ujarnya.

Kata dia, selain memang sudah keharusan, penyediaan ruang laktasi juga penting agar para ibu menyadari pentingnya ASI eksklusif  bayi dan memudahkan para ibu ketika menyusui bayi dengan nyaman, di manapun ibu menyusui berada.

"Penyediaan ruang laktasi merupakan bagian dari upaya meningkatkan pemberian ASI eksklusif kepada bayi," terangnya..

Camat Ciputat Timur Mursinah menuturkan di kantor kecamatan yang dipimpinnya sudah menyediakan ruang menyusui. Ruang tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang sedang menyusui.

"Kami memaksimalkan pelayanan masyarakat dengan menyediakan ruang laktasi sehingga pada saat pelayanan tidak terganggu," katanya.
 
KOTA TANGERANG
39,7 Ton Sampah Diangkut dari Aliran Kali Sabi Tangerang untuk Cegah Banjir

39,7 Ton Sampah Diangkut dari Aliran Kali Sabi Tangerang untuk Cegah Banjir

Sabtu, 23 Mei 2026 | 21:51

Sebanyak 39,7 ton sampah berhasil diangkut dari aliran Kali Sabi, Kelurahan Cibodas, Kota Tangerang, dalam aksi pembersihan massal yang berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026.

OPINI
Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:42

Pada 9 Mei 2026 Bareskrim Polri menahan 320 WNA pelaku sindikat judi online di gedung perkantoran Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Setiap tahun selalu ada penangkapan sindikat Judol.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill