Connect With Us

Prita Bantah Pengambilan Darah Dua Kali

| Kamis, 27 Agustus 2009 | 15:55

TANGERANGNEWS-Dalam persidangan lanjutan kasus pencemaran nama baik RS Omni Internasional, Prita Mulyasari sebagai terdakwa kembali membantah pengambilan darahnya yang dilakukan dua kali. Bantahan tersebut berkaitan dengan dua kali pemeriksaan trombosit Prita karena hasil laboratorium yang tidak valid. “Keterangan saksi tidak benar. Darah saya hanya diambil satu kali,” bantah Prita saat persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, hari ini. Sebelumnya, analis laboratorium RS Omni Internasional Wiwin Sugiarti mengaku pengambilan darah Prita dilakukan saat pemasangan infus pada tanggal 7 Agustus 2008 lalu. “Saat itu saya mendampingi perawat dan dokter jaga untuk mengambil darahnya. Sedangkan jumlah trombosit 27.000 itu hasil yang tidak valid karena terjadi penggumpalan darah saat pemeriksaan di laboratorium,” terangnya. Sedangkan menurut saksi dokter Indah Pramesti Warie yang merawat Prita, dalam keterangannya membenarkan bahwa pada pemeriksaan trombosit yang pertama tidak valid karena ada penggumpalan. “Setelah pemeriksaan yang ke dua, jumlah trombositnya menjadi 181.000, itu tergolong normal,” kata Indah. Menanggapi hal tersebut, Jaksa Riyadi yang mendakwa Prita menilai pembantahan itu merupakan haknya sebagai terdakwa. Namun, kata dia, semua itu akan dibuktikan di persidangan. “Pembantahan itu tercantum dalam pasal 189 ayat 3 KUHP yang menyatakan terdakwa berhak membantah dimana hal itu hanya berguna untuk dirinya sendiri,” ungkapnya saat dikonfirmasi usai persidangan.(Rangga)
MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

BANTEN
62 Desa di Banten Terdampak, Wagub Instruksikan OPD Gercep Tangani Banjir

62 Desa di Banten Terdampak, Wagub Instruksikan OPD Gercep Tangani Banjir

Senin, 9 Maret 2026 | 15:43

Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bergerak cepat (gercep) menangani dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah.

KOTA TANGERANG
Niat Tolong Teman, Pelajar SMP Malah Hanyut Terseret Arus Kali di Poris Tangerang

Niat Tolong Teman, Pelajar SMP Malah Hanyut Terseret Arus Kali di Poris Tangerang

Senin, 9 Maret 2026 | 20:11

Aksi heroik seorang remaja berakhir pilu di aliran Kali Maulana Hasanudin, Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill