Connect With Us

Pemkot Tangsel Waspadai Dading Glonggongan

| Jumat, 28 Agustus 2009 | 15:12

TANGERANGNEWS- Menjelang bulan Ramadan, Pemkot Tangsel tidak mau kecolongan atas maraknya peredaran daging sapi glonggongan di pasaran. Pasalnya, setiap bulan puasa dan menjelang Lebaran banyak spekulan dari luar daerah menyerbu Tangsel, untuk menjual daging sapi glonggongan. Sebagai antisipasi agar Tangsel bersih dari daging glonggongan, pemkot melakukan pengawasan pengawasan super ketat. "Untuk itu pemkab segera menurunkan tim gabungan dari unsur Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, Satpol PP, Kesbanglinmas dan Dinas Kesehatan," ujar Pjs walikota Tangsel Shaleh MT usai acara di SMAN 7 Tangsel Serpong Utara, Kamis (27/8) kemarin. Selain melakukan pengawasan daging, pemkot juga sekalian mengawasi peredaran makanan dan minuman. Di samping memantau perkembangan harga kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako). "Apabila di lapangan menemukan ada kenaikan harga tidak wajar, langsung disikapi," katanya. Secara khsuus, frekuensi inspeksi mendadak (sidak) akan ditingkatkan untuk menjaga stabilitas harga-harga di pasaran agar tidak memberatkan rakyat. Menurutnya, dalam bulan puasa, jajaran aparat Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kota Tangsel, terus memantau keberadaan daging di Kota Tangsel. Karena setiap hari, sekitar dua ton daging sapi yang beredar di masyarakat, baik daging dari RPH (rumah pemotongan hewan) Kota Tangsel, maupun daging dari luar Kota daerah. ”Saat ini, belum ada indikasi daging glonggongan yang dijual di Pasar Kota Tangsel. Namun untuk memastikan, pihaknya melakukan kerja sama dengan Laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner untuk meneliti daging. Hari biasa, kebutuhan daging mencapai dua ton per hari,” katanya. Untuk memenuhi kebutuhan daging sapi, selain dipasok dari RPH Kota Tangsel, ada juga yang didatangkan dari luar daerah. Guna mengetahui kualitas daging, pihaknya secara rutin memantau peredaran daging di pasar, di wilayah perbatasan dan RPH. Dengan pantauan secara rutin, dapat mengurangi adanya kemungkinan daging glonggongan yang masuk dan beredar di pasar Kota Tangsel, karena kebutuhan daging setiap bulan puasa diperkirakan akan terus meningkat. Sedangkan pemantauan terhadap peredaran daging, tidak hanya daging sapi, tetapi semua daging yang dijual di pasaran, baik kambing maupun ayam. Selain memeriksa daging, pihaknya juga melakukan pemeriksaan kesehatan hewan yang akan dipotong di RPH. (Dedi)
KAB. TANGERANG
DPRD Kabupaten Tangerang Buka Peluang Pembahasan Raperda Anti-LGBT

DPRD Kabupaten Tangerang Buka Peluang Pembahasan Raperda Anti-LGBT

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:50

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang menilai, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 Tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara Tahun 2025-2029, dapat menjadi dasar penyusunan Peraturan Daerah (Perda) anti LGBT.

BANTEN
Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:44

PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang terintegrasi dengan pengelolaan ruang laut.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill