Connect With Us

Asda I Tangsel Belum Pelajari Kasus Kadinkes

Bastian Putera Muda | Kamis, 19 Juni 2014 | 15:04

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Dadang M Epid. (tangerangnews / dira)


TANGSEL-Sejumlah pejabat teras Pemkot Tangsel memilih bungkam saat ditanya atas penetapan tersangka Kepala Dinas Kesehatan Dadang M.EpID oleh Kejaksaan Agung, kemarin.

Kejagung menetapkan tersangka kepada Dadang setelah mendalami kasus pembangunan puskesmas dan pembebasan lahan.

"Saya baru tadi pagi tahu kabarnya (Dadang jadi tersangka). Saya belum mempelajari kasusnya seperti apa," kata Asda I pemkot Tangsel Ismunandar, Kamis (19/6).

Menurut dia, pihaknya belum berkoordinasi dengan pihak terkait. Selain itu, dirinya pun sampai saat ini Pemkot belum menerima surat dari Kejagung terkait penetapan tersangka dari kejagung.

"Saya belum mau banyak komentar," katanya.

Yang pasti, kata mantan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM itu, Pemkot tidak akan memberikan bantuan maupun pendampingan hukum.

"Kalau pejabat tersangkut tindak pidana tidak diperbolehkan mendapatkan bantuan maupun pendampingan hukum," ujarnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel sebagai tersangka.
 Tersangka inisial D itu ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Puskesmas dan pembebasan tanah di Tangsel tahun anggaran 2011 dan 2012.
 
SPORT
Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Senin, 14 September 2026 | 11:09

PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

KOTA TANGERANG
Abu Vulkanik Mereda, Siswa di Tangerang Kembali Belajar Normal Mulai Senin

Abu Vulkanik Mereda, Siswa di Tangerang Kembali Belajar Normal Mulai Senin

Senin, 14 September 2026 | 00:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan seluruh satuan pendidikan di wilayahnya kembali memberlakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka mulai Senin, 14 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill