Connect With Us

Rayakan Ultah Ibu, Pramugara Air Asia Sempat ke Pamulang

Keating | Senin, 29 Desember 2014 | 19:51

Pramugara Oscar (Keating / TangerangNews)



TANGSEL -Suasana kediaaman orang tua Oscar Desano, salah seorang awak pesawat Air Asia QZ8501 di Pamulang II Blok E 20/21, Kelurahan Benda Baru, Pamulang, Kota Tangsel, terlihat sepi.

Menurut tetangga korban, Hanna Gita,   pasca mendapat kabar pesawat Air Asia hilang kontak, orang tua Oscar langsung terbang ke Surabaya untuk memantau perkembangan.
“Oscar pas datang kemari (ke rumah ibunya) sama istrinya pas seminggu yang lalu,” ungkapnya.

Dijelaskan, untuk sampai ke rumah orangtuanya Oscar telah menempuh radius jarak ratusan kilometer. Pasalnya, awak pesawat Air Asia naas yang bertugas sebagai pramugara itu tinggal di Surabaya, Jawa Timur.

Ketika bertemu dan sempat bercengkrama, Hanna melihat jauhnya jarak tempuh seakan tak berarti bagi Oscar demi bisa bertemu dengan ibunya.

“Katanya mau melepas kangen sekalian merayakan ulang tahun (ultah) ibunya yang ke-50,” jelas Hanna.

Ditambahkan, saat mendengar pesawat yang ditumpangi anaknya hilang kontak, ibu dan keempat adik Oscar, langsung berangkat ke Bandara Soekarno-Hatta.

“Pas di Bandara Soekarno-Hatta, keluarga tersebut diarahkan terbang ke Surabaya,” tambah Hanna.


 
AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

NASIONAL
PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:44

PT PLN (Persero) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang energi panas bumi atau geotermal nasional dari 2,8 gigawatt (GW) saat ini menjadi 7,9 GW pada 2033.

BANTEN
Sarang Walet, Kepiting dan Manggis Asal Banten Diekspor Senilai Rp40,8 Miliar

Sarang Walet, Kepiting dan Manggis Asal Banten Diekspor Senilai Rp40,8 Miliar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:04

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melepas ekspor komoditas unggulan asal Provinsi Banten senilai Rp40,8 miliar melalui Satuan Pelayanan Bandara Soekarno-Hatta, Jumat 21 Agustus 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill