Connect With Us

Takut Jadi Sarang Teroris, Camat Ciputat Data Penduduk

Keating | Jumat, 2 Januari 2015 | 17:00

Polisi melakukan Pendataan kepada penghuni kontrakan di Kota Tangerang (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGSEL-Khawatir menjadi sarang teroris, awal tahun 2015 ini dilakukan petugas Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel untuk  melakukan bina kependudukan. Program itu ditujukan untuk memantau warga pendatang yang ada di lingkungan demi ketertiban dan keamanan lingkungan.

Hal itu disampaikan oleh Camat Ciputat Deden Juardi, saat pelaksanaan bina kependudukan pada Jumat (02/01) siang.

“Sasaran kami adalah kawasan padat penduduk. Namun, sebagian besar terfokus pada penghuni kontrakan, serta kos- kosan. Sebab para penghuninya tergolong hidup berpindah-pindah. Untuk itu kami perlu mendatanya lebih ketat untuk memberikan arahan,” paparnya.

Dengan adanya bina kependudukan dari pemerintah setempat, kelurahan dan kecamatan dapat mengetahui siapa saja yang ada di kawasan itu.  Misalnya, apa latar belakang mereka, baik dari pekerjaan serta  aktivitas keseharian mereka. Hal itu juga untuk mengetahui apakah mereka memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Tangsel atau tidak.

“Ini juga bagian antisipasi jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti tahun baru lalu. Karena wilayah Ciputat sering terdapat kasus penggerebekan terduga teroris, kami tidak ingin terulang lagi,” ungkapnya.

Setidaknya pada tahap awal di wilayah Kecamatan Ciputat ada tiga kelurahan yang disasar, yakni dilaksanakan pagi di Kelurahan Serua. Tepatnya di RW 04, Kampung Maruga. Sedangkan di Kelurahan Jombang RW 05, pembinaan di Kampung Cilalung.
TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

BANTEN
Puslitbang Polri Evaluasi Polda Banten Soal Penangan Korupsi dan Pengawasan Program MBG

Puslitbang Polri Evaluasi Polda Banten Soal Penangan Korupsi dan Pengawasan Program MBG

Jumat, 5 Juni 2026 | 15:40

Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri memetakan sejumlah tantangan krusial di tingkat daerah terkait fungsi pemberantasan tindak pidana korupsi (tipikor) serta pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill