Connect With Us

Tangsel Ragu Ikuti Kurikulum 2013

Keating | Minggu, 4 Januari 2015 | 17:19

Ujian Nasional di Lapas (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)




TANGSEL-Dinas Pendidikan Kota Tangsel masih ragu dalam menerapkan kurikulum. Apakah akan mengacu kurikulum 2013 atau kembali mengacu kurikulum 2006. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Dewan Pendidikan Tangsel Supriano, bahwa menurutnya perlu ada kesepakatan khusus untuk menentukan apakah di Tangsel akan menerapkan kurikulum 2013 atau tidak secara keseluruhan.

“Inilah pentingnya duduk bersama baik para guru, kepala sekolah dewan pendidikan serta dinas pendidikan untuk merumuskan apa yang perlu disepakati,” ungkapnya, hari ini.


Lanjutnya, bila nanti adanya pertemuan dan diperoleh satu kesimpulan akan disampaikan kepada Wali Kota Airin. Tujuanya untuk memberitahu hasil dari pertemuan dan kesepakatan oleh para guru.

Supriano menilai para pengajar lebih dominan pada penerapan kurikulum 2013.
“Dari pengamatan saya, lebih banyak mendukung dan sepakat untuk diterapkan kurikulum 2013. Alasanya ajaran itu sudah disesuaikan dengan abad ke 21 ini dengan berbagapi aspek yang berkaitan, baik SDM guru dan pola pengajaran,” paparnya.

Namun demikian, Supriano mengingatkan bahwa perlu dilengkapi oleh Dindik apa yang menjadi kebutuhan. Kekurangan apa saja sehingga penerapan kurikulum 2013 berjalan dengan baik.


“Tentunya sarana dan prasarana harus dilengkapi dan para pengajar harus mendapatkan pelatihan. Tujuan-nya supaya pelaksanaan kurikulum 2013 itu dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:54

Kabar duka datang dari dunia kependidikan Tangerang, rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Desri Arwen meninggal dunia pada Jumat, 28 Agustus 2026, di RS Sari Asih Sangiang, pukul 11.14 WIB.

BISNIS
Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:29

Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill