Connect With Us

Edan! Pengembang Perumahan Uruk Situ di Pamulang 1 Hektare

Agung ceria | Sabtu, 21 Februari 2015 | 14:52

Puluhan warga di Villa Pamulang, melakukan demonstrasi Sabtu (21/2) siang ditepi Situ Ciledug, samping Pamulang Square,Kota Tangsel, menolak adanya pengurukan situ. (Agung Ceria / TangerangNews)

 

TANGSEL- Puluhan warga di Villa Pamulang,  melakukan demonstrasi Sabtu (21/2) siang ditepi Situ Ciledug, samping Pamulang Square,Kota  Tangsel, menolak adanya  pengurukan situ.

 

Warga meminta agar lahan seluas satu hektare yang sudah diurug oleh pengembang untuk dikembalikan fungsinya seperti semula.

 Puluhan warga tersebut membentangkan spanduk dan poster yang bertuliskan “Stop Pengurukan dan Pembangun di Situ” dan “Save Our Situ”.

 Mereka memprotesnya, lantaran jika dibiarkan akan merugikan warga sekitar atas dampak pengurukan yang dilakukan pengembang perumahan PT Respati Bangun Jaya.

 “Sudah tak punya izin, perusahaan milik Johnny Wantah ini masih nakal. Sebelumnya Wali Kota Tangsel sudah menutupnya, tetapi tetap mereka diam-diam melakukan kegiatan,” ujar Bambang Rahardjo, koordinator aksi warga setempat.

Saat warga melakukan aksi, diduga pengembang sudah mengetahuinya sehingga alat-alat berat untuk menguruk Situ Ciledug sudah tidak ada di lokasi.

 

"Indikasinya ada yang menyampaikan ke pengembang warga akan demo hari ini. Makanya tadi malam mereka menghentikan aktifitasnya lalu menarik seluruh alat beratnya, " ungkap Bambang.

Bambang berharap, Pemerintah Kota Tangsel untuk melakukan tindakan tegas atas perusahaan itu. Sebab, pengembang sudah nakal sekali berani melawan wali kota.

 

PROPERTI
Paramount Land Ajak Masyarakat Eksplor Properti di Living World Alam Sutera

Paramount Land Ajak Masyarakat Eksplor Properti di Living World Alam Sutera

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Masyarakat yang sedang mencari hunian atau peluang investasi properti kini punya kesempatan untuk mengenal lebih dekat berbagai produk unggulan dari Paramount Land melalui ajang Paramount Land Big Exhibition 2026.

BANDARA
AirNav Terapkan Sistem ATMAS, Pangkas Waktu Koordinasi Pilot-ATC hingga Kurangi Potensi Delay

AirNav Terapkan Sistem ATMAS, Pangkas Waktu Koordinasi Pilot-ATC hingga Kurangi Potensi Delay

Minggu, 19 April 2026 | 22:27

AirNav Indonesia melakukan lompatan besar dalam dunia navigasi penerbangan dengan mengimplementasikan Air Traffic Management Automation System (ATMAS).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill