Connect With Us

Usai cerai Baskoro ditemukan tewas dibelatungi di Ciputat

Agung ceria | Jumat, 3 April 2015 | 18:07

Warga sekitar rumah kontrakan Baskoro yang berlokasi di Kompleks Kejaksaan Agung Jalan Cipunegara, Blok B3 A51 RT 6/8, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Baskoro ditemukan tewas sekitar pukul 14.30 WIB pada Jumat (3/4/2015). (Agung Ceria / TangerangNews)


TANGSEL-Seorang pria ditemukan tewas oleh anak wanitanya dengan kondisi sudah dibelatungi di tempat kontrakannya yang berlokasi di Kompleks Kejaksaan Agung Jalan Cipunegara, Blok B3 A51 RT 6/8, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sekitar pukul 14.30 WIB.

Korban yang diketahui bernama Siswardi Baskoro ,55, tewas diduga karena menderita sakit asma.  

Adapun barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian hanya obat sakit asma. Siswardi Baskoro memang sehari-hari tidak tinggal dengan istri dan anaknya.

Dirinya baru saja menghuni rumah kontrakan milik Darmawati itu sejak tiga bulan terakhir.   Korban tinggal sendiri, sedangkan  tiga orang anaknya tinggal di wilayah Jakarta Pusat.

Menurut keterangan anaknya,  korban memang sudah bercerai dengan istrinya. Sedangkan istrinya diketahui  kini bekerja di luar negeri.”Baru tinggal tiga bulan di sini setahu saya, orangnya tertutup mas,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Ciputat Kota Tangsel AKBP Budi Harjono mengatakan, mayat korban sudah dibelatungi saat ditemukan anaknya.

“Dugaan sementara, korban  tewas sudah tiga atau empat hari yang lalu.  Mayat sudah menghitam dan dibelatungi,” tukasnya.

WISATA
7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:36

Pecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Hasil CKG di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Hasil CKG di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:24

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat sebanyak 5.969.889 warganya telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill