Masalah Utang, Pria di Tangerang Diculik dan Disekap Belasan Jam dalam Kondisi Terikat
Sabtu, 6 Juni 2026 | 01:01
Aksi penyekapan dan ancaman pembunuhan dialami seorang pria bernama Iwan Kurniawan di kawasan Kecamatan Cibodasari, Kota Tangerang.
TANGSEL-Seorang pria ditemukan tewas oleh anak wanitanya dengan kondisi sudah dibelatungi di tempat kontrakannya yang berlokasi di Kompleks Kejaksaan Agung Jalan Cipunegara, Blok B3 A51 RT 6/8, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sekitar pukul 14.30 WIB.
Korban yang diketahui bernama Siswardi Baskoro ,55, tewas diduga karena menderita sakit asma.
Adapun barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian hanya obat sakit asma. Siswardi Baskoro memang sehari-hari tidak tinggal dengan istri dan anaknya.
Dirinya baru saja menghuni rumah kontrakan milik Darmawati itu sejak tiga bulan terakhir. Korban tinggal sendiri, sedangkan tiga orang anaknya tinggal di wilayah Jakarta Pusat.
Menurut keterangan anaknya, korban memang sudah bercerai dengan istrinya. Sedangkan istrinya diketahui kini bekerja di luar negeri.”Baru tinggal tiga bulan di sini setahu saya, orangnya tertutup mas,” ujarnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Ciputat Kota Tangsel AKBP Budi Harjono mengatakan, mayat korban sudah dibelatungi saat ditemukan anaknya.
“Dugaan sementara, korban tewas sudah tiga atau empat hari yang lalu. Mayat sudah menghitam dan dibelatungi,” tukasnya.
Aksi penyekapan dan ancaman pembunuhan dialami seorang pria bernama Iwan Kurniawan di kawasan Kecamatan Cibodasari, Kota Tangerang.
TODAY TAGPusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri memetakan sejumlah tantangan krusial di tingkat daerah terkait fungsi pemberantasan tindak pidana korupsi (tipikor) serta pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Usai ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayana, Nanik S. Deyang langsung membeberkan sejumlah langkah strategis ke depan.
Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews