Connect With Us

Ini kenapa Airin Memilih Benyamin

Denny Bagus Irawan | Senin, 27 Juli 2015 | 13:25

Airin Rachmi Diany - Benyamin Davnie mendaftarkan diri sebagai Pasangan calon Wali kota dan Wakil Wali Kota Tangsel di KPU Tangsel (27/07/2015). (Putri Rahmawati / TangerangNews)


TANGERANG SELATAN -Calon Wali Kota Tangerang Selatan periode 2016-2021 Airin Rachmi Diany mengaku cocok dengan pasangannya yang adalah Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie.

"Berdasarkan masukan dari semuanya, saya sama Pak Ben sudah cocok. Kami berdua bisa saling mengisi. Pengalaman empat tahun terakhir juga sudah memperlihatkan hal itu," kata Airin Senin (27/7/2015).

Dia juga menegaskan, pilihan dirinya dengan Benyamin untuk maju ke dalam bursa pemilihan kepala daerah didukung oleh semua partai pengusung.

Adapun partai yang mendukung pasangan tersebut adalah Golkar, PKS, PKB, Nasdem, PAN, dan PPP. Usai deklarasi, Airin dan Benyamin langsung mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tangerang Selatan, Jalan Buana Kencana, BSD City, Tangerang Selatan sekitar pukul 12.00 WIB.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill