Connect With Us

Keluarga Korban Kecewa Lambannya Pencarian Pilot

Denny Bagus Irawan | Selasa, 20 Oktober 2015 | 18:13

Rumah Kapten Teguh di Perumahan Villa Asean Jalan Cabe Buntung, RT 03/05 Blok A5, Kelurahan Cabe Udik, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel. . (Dira Derby / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Pihak keluarga pilot helikopter EC 130 registrasi PK BKA, Letnan Kolonel Teguh Mulyatno menyatakan kecewa dengan lambannya pencarian korban kecelakaan di Medan.

“Ya tadinya kami sudah senang dengan kabar sudah diketemukan dan selamat, tetapi hingga saat ini belum juga. Jelas kami kecewa,” ujar Hermansyah kerabat dari keluarga Teguh, Selasa (20/10).

Menurut Hermansyah, sampai saat ini belum ada kabar lagi soal keadaan Teguh. Menurutnya, pencarian terhadap Teguh termasuk lambat.

”Kami gembira saat dikabarkan bapak selamat, tidak tahunya hanya satu yang selamat yakni Franciscus,” jelasnya.

Hermansyah juga menyatakan, sejatinya Teguh tidak jauh dari ditemukannya Fransiscus. Sehingga, kata dia, seharusnya tim pencari sudah dapat menemukan Teguh.

“Saya pikir radius satu kilometer lah dari lokasi ditemukannya Fransiscus,” tuturnya.

Seperti diketahui, helikopter itu dicarter pengusaha asal Samosir yang tinggal di Jakarta, Marihad Simbolon. Helikopter tiba di rumah Marihad Simbolon di Desa Siparmahan pukul 10.30 WIB hari Minggu.

Setelah menurunkan Marihad dan keluarga, helikopter take-off pukul 11.30 WIB dan diperkirakan tiba di Bandara Kualanamu 45 menit berikutnya. Helikopter dengan registrasi PK BKA itu lepas landas dan kemudian dikabarkan hilang kontak pukul 11.50 WIB.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill