Connect With Us

Dana Kampanye Pilkada Tangsel Mulai Dievaluasi

Denny Bagus Irawan | Minggu, 6 Desember 2015 | 11:18

ilustrasi uang (istimewa / TangerangNews)

TANGSEL-Tiga tim pasangan calon (paslon) Pilkada Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan melaporkan penerimaan dan penggunaan dana kampanye pada Ahad (6/12).

 

Laporan tersebut merupakan tahapan akhir rangkaian pemaparan dana kampanye kepada publik. Koordinator Pokja Dana Kampanye Pilkada KPU Kota Tangsel, Bambang Dwitoro, mengatakan laporan penerimaan dan penggunaan dana kampanye (LPPDK) Pilkada Kota Tangsel dilakukan pukul 08.00 WIB - 18.00 WIB. Pelaporan LPPDK wajib dilakukan tepat waktu.

 

"LPPDK adalah laporan tahap akhir dana kampanye yang ada sanksinya. Ada keterlambatan dalam pengumpulan langsung dikenai sanksi," jelas Bambang, hari ini.

 

Karena itu, KPU mengimbau pengumpulan LPPDK oleh tim paslon tidak melebihi batas waktu yang ditentukan. Tim paslon juga diharapkan menyertakan teknis kelengkapan LPPDK sesuai PKPU Nomor 8 Tahun 2015.

 

Teknis yang dimaksud di antaranya mencantumkan sumber penyumbang dana beserta surat kuasa dan data lengkap penyumbang.

 

"Selain batasan aturan dan waktu, kami tetap menggunakan parameter besaran maksimal dana kampanye. Besaran maksimal dana kampanye yang dimaksud tidak boleh lebih dari Rp 17,2 miliar," lanjut Bambang.

 

Lebih jauh dia memaparkan, ada tiga tim yang dilibatkan dalam penerimaan LPPDK pada ahad. Masing-masing tim dari KPU ini akan menerima LPPDK dari satu paslon.

 

Usai diterima dan dievaluasi teknis penysunan laporannya, LPPDK akan diaudit akuntan publik mulai Senin (7/12). Audit dilakukan hingga 22 Desember mendatang.

 

"Ada tiga tim akuntan publik yang mengaudit LPPDK. Satu tim mengaudit laporan satu paslon. Hasilnya akan diumumkan setelah periode audit," tambah Bambang.

 

Sebelum LPPDK, tim paslon Pilkada Kota Tangsel sebelumnya sudah melaporkan dana awal kampanye dan sumbangan dana kampanye.

 

Usai pelaporan sumbangan dana kampanye pada 3 November lalu, salah satu paslon, Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie sempat menjadi sorotan akibat dugaan sumber dana kampanye fiktif.

 

Dugaan tersebut berdasarkan adanya temuan nomor telepon salah satu penyumbang yang tidak sesuai dengan nama penyumbang. Tim Airin-Benyamin saat itu sudah mengklarifikasi adanya kesalahan penulisan nomor telepon pada laporan sumbangan dana kampanye paslon nomor urut tiga tersebut.

BANDARA
Cuaca Esktrem Jadi Tantangan di Bandara Soetta, AirNav Siapkan Startegi Cegah Delay saat Arus Mudik

Cuaca Esktrem Jadi Tantangan di Bandara Soetta, AirNav Siapkan Startegi Cegah Delay saat Arus Mudik

Senin, 16 Maret 2026 | 23:21

Menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran 2026, AirNav Indonesia memperkuat pengawasan lalu lintas udara, khususnya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), sebagai bandara tersibuk di Indonesia.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill