Connect With Us

Rancu Keuangan Tangsel, Fitra : Tak mungkin Rp4 Miliar adalah hibah barang

Denny Bagus Irawan | Minggu, 6 Desember 2015 | 13:43

Diskusi Menyelamatkan Kota Tangerang Selatan dari Budaya Korup di RM Remaja Kuring, Jumat (4/12/2015). (Dira Derby / Tangerangnews)



TANGERANG SELATAN-Pendapatan daerah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencapai Rp6,3 trilun. Angka tersebut menjadi tanda tanya, sebab pada APBD Kota Tangsel hingga kini masyarakat hanya mengetahui bahwa Kota Tangsel tidak pernah mencapai angka tersebut.

Namun, Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) menyatakan, pendapatan daerah milik Kota Tangsel tersebut tercantum dalam Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) pusat.

“Dalam catatan kami yang dapati dari BPK pusat, bahwa ada dana hibah masuk Rp4 Triliun pada tahun 2014, nah ini yang masih tanda tanya. Uang sebesar itu buat apa, dan dikemanakan, apakah ada titipan dari pusat, saya juga enggak tahu, ini harus diinvestigasi,” ujar Sekjen Fitra, Yenny Sucipto,  Minggu (5/12/2015).

Pada tahun  2015 barulah Kota Tangsel normal kembali seperti tahun-tahun sebelumnya, namun hal itu menimbulkan kecurigaan, karena hanya mentargetkan Rp2,5 triliun “itu yang disebut terjadi markdown,” katanya.

Fitra juga menyatakan, komentar Kepala Dinas Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Uus Kusnadi aneh. Memang menurut Uus, Rp4 triliun adalah dana hibah dari pemerintah pusat dengan mengirimkannya dalam bentuk barang.

 “Tapi saya lupa barang apa saja yang dikirim, harus dicek lagi,” kata Uus.

Menanggapi itu, Yenny  ngotot, dia mengaku,  sudah jelas yang masuk dalam laporan pendapatan daerah pastinya adalah uang, tidak bisa barang dimasukan dalam bentuk pendapatan.

“Lebih enak ini kalau dia nyangkalnya barang, berarti sebenarnya memang ada, tapi dia mau bilang ini bentuknya barang. Itu aneh bin ajaib lagi, mana ada pendapatan daerah bentuknya barang,” ujar Yenny.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 07:04

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026.

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill