Connect With Us

Sedang Tunggu Korban Lewat, 4 Begal Diciduk Polsek Serpong

Denny Bagus Irawan | Rabu, 10 Februari 2016 | 15:22

Empat orang tersangka begal diamankan petugas Polsek Serpong. (Dira Derby / Tangerangnewscom)

TANGERANG SELATAN-Petugas Polsek Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil menciduk empat orang tersangka begal di Jalan Raya Lengkong, Kelurahan Lengkong Karya, Kecamatan Serpong Utara, Rabu (10/2/2016) dini hari.

Kapolsek Serpong, Kompol Didik Putra Kuncuro mengatakan, empat orang tersangka tersebut masing-masing berinisial DA alias Tauhit ,16,  AR alias Gepeng,19, AW alias Caleg, 22, dan K alias Bokir, 20.

Korban diketahui bernama Wandi, warga Kampung Peugeuh, RT 02/01, Desa Barunai, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak. “Modus pelaku memepet korban kemujdian menodong dengan senjata tajam, merampas motor korban dengan membacok korban,” ujar Kapolsek.

Baca Juga : Begal Tangerang Kembali Beraksi

Adapun barang bukti yang berhasil didapat adalah satu unit motor Honda Vario warna merah hitam dengan nomor polisi A 5455 GV.

Satu unit motor Suzuki Satria FU warna hitam tanpa nopol,  motor honda Scoopy warna merah hitam dengan nomor polisi B 1958 VHM yang diduga palsu.

“Selain itu juga terdapat sebuah golok yang biasa digunakan pelaku,” tuturnya.

Kecurigaan awal kepada pelaku berawal dari petugs melakukan partoli di Jalan Raya Serpong depan ruko Boullevard mencurigai dua orang yg terlihat sedang menunggu seseorang.

“Pada saat akan digeledah kedua orang tersebut lari dan berhasil diamankan, keduanya diketahui kedapatan membawa golok,” ujarnya.

Setelah dilakukan interogasi, ternyata kedua tersangka tersebut adalah pelaku pencurian dengan kekerasan di TKP dengan modus rampas dan membacok korban.

“Kemudian kami melakukan pengembangan dan berhasil mendapatkan dua orang tersangka lainnya,” tuntasnya.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill