Connect With Us

Berpangkat AKP, Polisi Gadungan di Tangsel Raup Rp69 Juta

Denny Bagus Irawan | Senin, 22 Februari 2016 | 16:42

Ilustrasi polisi gadungan. (Dira Derby / Tangerangnewscom)

TANGERANG SELATAN-Petugas Polsek Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menangkap seorang petugas polisi gadungan berpangkat AKP.  Sebab, dalam aksinya, pelaku telah melakukan penipuan terhadap seorang wanita dengan meraih keuntungan mencapai Rp69 juta.

 

Kapolsek Ciputat, Kompol Damanik mengatakan, peristiwa tersebut berawal ketika Fitria,34, warga Gang Nangka, Cimanggis, Ciputat, Kota Tangsel pada Desember 2015 lalu bertemu dengan pelaku bernama Bayu Nugraha, 31.  

 

Pelaku yang merupakan karyawan swasta, yang tinggal di Kampung Pesangrahan,  Kelurahan Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat mengaku kepada korban sebagai anggota polisi berpangkat AKP.

 

“Dia bilang kepada korban, bahwa dia bertugas di unit V Subdit Jatanras Polda Metro Jaya,” ujar Kapolsek, Senin (22/2).

 

Korban yang percaya lalu  meminta bantuan kepada Bayu untuk ‘mengurus’ kakaknya yang ditahan di rutan Polda Metro Jaya dalam perkara penipuan online.

 Pelaku menjanjikan akan membantu Fitria namun dengan meminta imbalan uang sebesar Rp69 juta dengan cara di transfer ke rekening pelaku.  

Namun, hingga Februari ini ternyata kakak korban tak kunjung keluar dari rutan Polda. Bahkan kakak kroban malah menjalani persidangan .

“Setelah itu korban melapor, kami langsung bergerak dan berhasil menangkapnya. Adapun barang bukti berupa seragam Polri, HT  dan uang ratusan ribu rupiah telah kita amankan, sedangkan uang Rp69 juta sudah habis untuk digunakan menikah oleh tersangka,” tuntas Kapolsek.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

BANTEN
Dindikbud Banten Berlakukan Sekolah Tatap Muka Mulai 14 September, Diwajibkan Pakai Masker

Dindikbud Banten Berlakukan Sekolah Tatap Muka Mulai 14 September, Diwajibkan Pakai Masker

Sabtu, 12 September 2026 | 16:27

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten resmi mengumumkan Pembelajaran Tatap Muka (Luring) bagi seluruh satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SKh negeri maupun swasta mulai Senin, 14 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill