Connect With Us

Rampok Modus Razia Narkoba Satroni Rumah Elite di Tangsel

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 11 April 2016 | 18:00

Ilustrasi diikat rampok. (Istimewa / @TangerangNews.com)

TANGERANG-Kawanan rampok bersenjata api menyatroni sebuah rumah diawasan elite,  tepatnya di perumahan Villa Melati Mas blok H 8 nomer 9-10, Serpong, Kota Tangsel, Senin (17/4/2016) siang. Dalam aksinya mereka sempat menyekap satu keluarga pemilik rumah.

 

Berdasarkan keterangan korban, Lim Linda Permatasari, 60, peristiwa itu terjadi ketika dia dan keluarganya sedang makan siang sekitar pukul 12.00 WIB. Tiba-tiba tiga orang pria tak dikenal masuk ke dalam rumah sambil mengaku akan melakukan razia narkoba.

 

"Saya kaget. Lagi makan sama suami, anak dan menantu saya, tahu-tahu mereka masuk sambil bilang 'Saya akan razia narkoba'," kata Lim menirukan ucapan perampok.

 

Awalnya Lim hanya diam saat para pelaku memeriksa ruangan rumah. Namun dia curiga ketika para pelaku mengeluarkan senjata api dan celurit. Dia pun akhirnya sadar jika para pelaku adalah rampok.

 

"Mereka mengikat tangan saya, suami, anak dan menantu pakai tali rafia. Lalu memasukkan kami ke dalam toilet untuk disekap di sana. Sebelum masuk, saya langsung teriak kebakaran, supaya tetangga mendengarnya," kata Lim yang baru tiga bulan tinggal di rumah tersebut.

 

Melihat korban berteriak, para pelaku pun panik. Karena takut para tetangga datang, para pencuri langsung memukulli dada, serta bibir Lim sampai memar. "Kemudian mereka kabur dengan membawa satu handphone BlackBerry," imbuhnya.

 

Pelaku diketahui berjumlah empat orang. Tiga diantaranya beraksi masuk ke dalam rumah dan satu orang berjaga di luar menggunakan mobil jenis Avanza. Sementara Kasubag Humas Polres Tangsel AKP Mansuri mengatakan pihaknya sedang menyelidiki motif dari pencurian tersebut. Saat ini pihaknya masih memintai keterangan dari korban serta menelusuri ponsel yang di ambil oleh para pencuri.

 

"Masih kami selidiki, menurut korban ciri- ciri dari pelaku berusia 35- 40 tahun dua pelaku memegang senjata api, satu orang memegang senjata tajam jenis clurit serta satu orang lainnya bersiap di dalam mobil," ungkapnya.

 

 

Mansuri menambahkan, dari keterangan korban mengatakan, bahwa pelaku pernah memantau rumah- rumah yang ada di kompleks tersebut menggunakan jenis mobil yang sama yakni Toyota Avanza warna putih.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill