Connect With Us

Mengaku Petugas PLN, Pencuri Satroni Rumah di Ciputat

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 3 Mei 2016 | 19:46

Ilustrasi Perampokan (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Seorang pencuri menggasak barang berharga di sebuah rumah milik I Gede Ngurah Wijaya, 54, di Jalan Cempaka 1 RT 04 RW 03, Rengas, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (3/4/2016) siang. Dalam aksinya pelaku menyamar sebagai petugas PLN.

Kasubag Humas Polres Tangsel AKP Mansuri mengatakan, peristiwa kejahatan itu terjadi ketika si pemilik rumah sedang berada di luar. Rumah hanya dijaga oleh Enden, asisten rumah tangga korban.

"Pemiliknya berangkat kerja, lalu berselang 20 menit, seorang pria mengaku sebagai petugas PLN. Pelaku bilang kepada Enden ingin memeriksa meteran listrik," katanya.

Enden sempat melarang pelaku masuk ke rumah dengan alasan pemilik rumah sedang tidak berada di kediamannya. Namun pelaku tidak menghiraukannya. ‎"Bahkan pelaku langsung mengecek saklar-saklar listrik yang ada di rumah," tutur Mansuri.

Ketika Enden lengah, pelaku ternyata naik ke lantai atas tempat kamar anak korban lalu mengambil laptop dan ipad. Setelah selesai memeriksa saklar-saklar pelaku turun dan kembali menemui Enden untuk melaporkan bahwa tugasnya telah selesai. Pelaku lalu diantar saksi keluar rumah.

Mansuri mengatakan berdaarkan keterangan saksi, ciri-ciri pelaku tunggal itu menggunakan jaket hitam, berkumis, kulit hitam, berpostur badan gemuk dan agak pendek. Pelaku membawa tas gendong dan sepeda motor yang nomor polisi tidak diketahui oleh saksi mata.

"Barang bukti yang ditemukan petugas di lokasi perkara berupa dua lembar kartu kontrol listrik. Kasus pencurian ini tengah didalami petugas kepolisian Ciputat," kata Mansuri. 

 

 

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill