Connect With Us

Manajemen Tempat Dugem Matador di Tangsel Salahkan Pengunjung

Rangga Agung Zuliansyah, Denny Bagus Irawan | Senin, 28 November 2016 | 16:00

Minuman Narkoba Telan Belasan Pengunjung Dugem di Tangsel (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Pihak manajemen tempat hiburan malam Matador membenarkan terkait adanya belasan pengunjungnya yang masuk Rumah Sakit Asshobirin, usai dugem di  hall lokasi karaoke itu.

 

"Semalam saya sedang off. Tapi saya dapat kabar ada yang masuk Rumah Sakit. Belum tahu dari Matador mana, yang di Melati Mas atau yang berada di Jalan Boulevard Serpong, Tangsel," terang Haris perwakilan dari manajemen, Senin (28/11/2016). 

 

Terkait minuman snow white (SW) sendiri, Haris menjelaskan, itu merupakan menu minuman pengganti yang sebelumnya bernama Blue Saphire. Efek dari kedua minuman tersebut pun pun sama.

 

"Efeknya  hampir sama, ketika sudah meminum SW, tidak perlu ditambah jenis lain, karena SW ini sudah strong," katanya.

 

Menurutnya, selama ini minuman tersebut tidak menimbulkan masalah bagi pengunjung. Dia menduga belasan pengunjung yang masuk rumah sakit telah mencampurnya.

 

"Mungkin juga pengunjung mencampur dengan kandungan lain pada minumannya itu," katanya.

 

Dia juga mengaku telah didatangi petugas kepolisian yang melakukan penyelidikan, "Tapi kebetulan saya sedang off malam itu," tuturnya.

 

Terpisah, Manager Matador di Jalan Boulevard Serpong yang tidak mau disebutkan identitasnya, mengaku tidak mengetahui proses minuman SW itu dibuat. Meski bikin efeknya seperti ekstasi, dia membantah jika minuman itu mengandung narkoba.

 

"Produksinya saya tidak tahu, setahu saya dari bahan herbal yang merupakan produksi rumahan dari luar Indonesia. Tapi mengenai isu narkoba pada kandungan SW itu tidak benar, saya berani zamin," tandasnya.

 

Seperti diketahui, Minuman narkoba di Tangsel yang efeknya mirip dengan menenggak pil setan ekstasi kembali menelan korban. Kali ini belasan pengunjung tempat karaoke Matador yang terkenal dengan menjual minuman secara sembunyi-sembunyi itu  di larikan ke Rumah Sakit pada Minggu (27/11/2016).

Mereka menenggak minuman gedek yang memang sudah menjadi khas tempat hiburan di Tangsel.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

KOTA TANGERANG
Asal-usul Pondok Bahar, Kampung di Tangerang yang Namanya Berasal dari Kerajinan Gelang Legendaris

Asal-usul Pondok Bahar, Kampung di Tangerang yang Namanya Berasal dari Kerajinan Gelang Legendaris

Senin, 2 November 2026 | 09:04

Nama Pondok Bahar di Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, ternyata memiliki kaitan erat dengan pohon bahar yang dahulu tumbuh melimpah di sepanjang Kali Angke.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill