Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik
Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TANGERNGNews.com-Polresta Tangsel menyiagakan 1.892 personel gabungan untuk mengamankan natal dan pergantian tahun. Selain itu, delapan pos kemanan (pospam) akan didirikan di sejumah titik di wilayah hukum polresta.
Delapan pospam tersebut antara lain berlokasi di kolong fly over Ciputat, di depan Gereja Katedral Gading Serpong, depan WTC Matahari, perempatan Muncul dan di depan Pamulang Square, SMS (Summarecon Mal Serpong), Bintaro X-Change, dan Mal Living Wold, Alam Sutera.
"Tahun sebelumnya, tempat tersebut sangat ramai dikunjungi oleh masyarakat untuk merayakan tahun baru," terangnya ditemui usai rapat koordinasi di salah satu rumah makan di Serpong, Selasa (20/12).
Ia menegaskan, pihaknya juga siap mengamankan jalannya natal dari ancaman terorisme dan tindak kejahatan lainnya. Baik itu pencurian dengan kekerasa (curas) maupun pencurian dengan pemberatan (curat).
Kabag Ops Polres Tangsel Kompol Hadi Supriyatna memaparkan, personel tersebut berasal dari komposisi 975 personel Polri, 150 personel TNI dan 740 instansi gabungan seperti Bhabinkamtibmas, dan KSK.
"Total ada 123 gereja di Kota Tangsel, tetapi yang memiliki jemaat hingga puluhan ribu hanya 17. Itu gereja besar yang menjadi prioritas penjagaan kami," terangnya.
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.
Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews