Connect With Us

Prita Siap Berdamai Asalkan Bebas Murni

| Rabu, 9 Desember 2009 | 16:12

Prita Mulyasari dan anaknya. (tangerangnews/dira / tangerangnews/dira)

 
TANGERANGNEWS- Prita Mulyasari, seorang terdakwa perkara pencemaran nama baik RS Omni Internasional di Alam Sutera, Serpong, Kota Tangerang Seletan melalui kuasa hukumnya mengaku siap menandatangani nota perdamaian dengan RS Omni Internasional.
 
Slamet Yuwono salah seorang kuasa hukum Prita Mulyasari dari kantor OC Kaligis mengatakan, sejak awal pihaknya sudah bersiap untuk menuntaskan perkara yang menyelimuti kehidupan kliennya hingga 1,5 tahun belakangan ini. Slamet mengatakan, bahwa benar dulu pernah difasilitasi Wali Kota Tangerang Selatan untuk menuntaskan kasus ini.
 
Tetapi, kata dia, pihaknya menolak karena dalam draft perdamaian yang kami juga sempat lihat, salah satu point menyatakan, agar Prita meminta maaf karena telah mengirimkan email tersebut. “Kami menolaknya, karena itu tidak bagus untuk untuk perkara pidana yang saat itu masih berjalan,” katanya, siang ini.
 
Sedangkan yang kedua, soal media yang dilakukan Depkes. Pihaknya, kata Slamet sudah menerima usulan perdamaian dari Depkes. Setelah membaca butir-butir dari draft itu, Prita sangat berhati-hati dan menemukan ada beberapa hal yang jelas akan merugikan Prita. Diantaranya soal menghormati segala proses hukum yang sedang berjalan. “Coba yuk kita balik seandainya, terdakwanya RS Omni Internasional dan kedua dokter itu, apakah mau berdamai kalau tidak ada kepastian akan bebas murni,” tuturnya.
 
Untuk itu, kata Slamet, kantor OC Kaligis sebagai kuasa hukum Prita Mulyasari sudah menyerahkan draft usulan damai yang isinya diantaranya meminta agar kedua dokter yakni dr Grace dan dr Hengki berbicara kepada majelis hakim untuk mengakhiri pekara ini. Dan, dalam butir perdamaian itu tertulis akte perdamaian ini baru berlaku jika Prita bebas murni. “ Itu yang paling aman. Draf itu sudah kita serahkan ke Depkes dan kini kita masih menunggu,” tandasnya.

Seperti diketahui sebelumnya,  RS Omni Internasional Alam Sutera Tangerang Seletan akan mencabut gugatan perdata terhadap Prita Mulyasari menyusul mediasi antar keduabelah pihak yang diprakarsai oleh Departemen Kesehatan (Depkes) pada 6 Desember lalu. Kepala Sekretariat RS Omni Internasional Lalu Hadi Furkon mengatakan

sejak awal sebenarnya pihaknya, bahkan saat  Prita masih dirawat di RS Omni Internasional sering menawarkan mediasi. Namun, kata dia, sampai Prita pindah ke RS lain itu tidak pernah terjadi. “Padahal saat Prita komplain, Direktur kami pun langsung mau menemui Prita,” katanya saat ditemui Tangerang News, siang ini. 
 
Setelah itu, kata Hadi,  muncul email dari Prita . Dirinya mengatakan, hal yang paling mendasar RS Omni Internasional memejahijaukan Prita karena tulisan Prita yang menyatakan, RS Omni Internasional telah melakukan penipuan. Karena tidak juga tercapai media itu. “Kita sebagai warga Negara kan memiliki hak untuk menggunakan jalur hukum, itu pun terpaksa kami lakukan karena kita ingin mengetahui siapa yang benar dan siapa yang salah, apakah Ibu Prita yang benar atau kami yang benar,” tuturnya.(dira)

KAB. TANGERANG
Mandiri, Warga RW 026 Bojong Nangka Bangun Ruang Sekretariat Karang Taruna Secara Swadaya

Mandiri, Warga RW 026 Bojong Nangka Bangun Ruang Sekretariat Karang Taruna Secara Swadaya

Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:51

Warga RW 026, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, menunjukkan aksi nyata dalam mendukung kegiatan positif generasi muda mereka.

TANGSEL
BKN Keluarkan Rekomendasi Perpanjang Jabatan Sekda Tangsel, Pemkot Tancap Gas Akselerasi Program

BKN Keluarkan Rekomendasi Perpanjang Jabatan Sekda Tangsel, Pemkot Tancap Gas Akselerasi Program

Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:01

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memastikan seluruh proses administrasi kepegawaian terkait evaluasi masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) telah rampung.

KOTA TANGERANG
39,7 Ton Sampah Diangkut dari Aliran Kali Sabi Tangerang untuk Cegah Banjir

39,7 Ton Sampah Diangkut dari Aliran Kali Sabi Tangerang untuk Cegah Banjir

Sabtu, 23 Mei 2026 | 21:51

Sebanyak 39,7 ton sampah berhasil diangkut dari aliran Kali Sabi, Kelurahan Cibodas, Kota Tangerang, dalam aksi pembersihan massal yang berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026.

BISNIS
Ratusan UMKM di Kawasan BSD Diajari Promosi Pakai AI

Ratusan UMKM di Kawasan BSD Diajari Promosi Pakai AI

Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:28

Ratusan UMKM di kawasan BSD City, Tangerang, diajari pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk promosi hingga dapat meningkatkan daya saing.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill