Connect With Us

Polres Tangsel Selidiki Dugaan Pungli Kepsek di Tangsel

Denny Bagus Irawan | Kamis, 2 Februari 2017 | 17:00

Ilustrasi Uang Hasil Korupsi (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANGNews.com- Petugas Polres Kota Tangsel sedang menyelidiki dugaan pungutan liar (pungli)  yang dilakukan oknum Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pendidikan Ciputat Timur Asep Sumarna.


Seperti diketahui, Asep dilaporkan kepada Tim Saber Pungli Mabes Polrim  karena meminta uang BOS sebagi uang lelah kepada kepala sekolah  untuk kegiatan penyusunan DPA (dokumen pelaksanaan anggaran) di setiap sekolah.

"Ada dugaan UPT meminta uang Rp200.000 kepada kepala sekolah sebagai uang lelah dari staf UPT yang dimintai tolong oleh kepala sekolah untuk menyusun DPA. Penyusunan DPA ini sebenarnya tanggung jawab masing-masing kepsek. Tetapi karena keterbatasan staf dan umur kepsek yang mohon maaf sudah sepuh, maka muncul permintaan tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Ahmad Alexander, Kamis (2/2/2017).

Menurut Alex, informasi awal mengenai dugaan ini diterima polisi pada akhir tahun 2016 silam. Menanggapi informasi tersebut, Alex menyelidiki dan kemudian didapat keterangan sementara dari Asep berupa pengakuan bahwa memang sempat ada permintaan uang lelah Rp 200.000 itu.

"Kami sudah klarifikasi ke UPT dan dapat informasi yang terkonfirmasi dengan keterangan para kepala sekolah. Informasi sementara, uang tersebut tidak jadi disalahgunakan," tutur Alex.

Terkait dengan pernyataan tidak jadi disalahgunakan, Alex enggan menjelaskan lebih lanjut. Ketika ditanya apakah polisi sudah menemukan ada niat awal dan bukti oknum melakukan pungli, disebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

HIBURAN
PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW, Salurkan 34,2 Ton Makanan Hewan untuk Shelter Anabul

PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW, Salurkan 34,2 Ton Makanan Hewan untuk Shelter Anabul

Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:24

PET KINGDOM kembali menggelar program CARE FOR PAW bertema “Kebaikan untuk Anabul” pada September hingga November 2026.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill