Connect With Us

Mahasiswa Banten Tagih Janji Politik WH-Andika

Yudi Adiyatna | Sabtu, 13 Mei 2017 | 11:00

Wahidin-Andika Gubernur dan Wakil Gubernur Banten. (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Pasca dilantiknya Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Jumat (12/05/2017) kemarin di Istana Negara, membuat  beberapa organisasi perwakilan mahasiwa Banten angkat bicara. Salah satunya dari Himpunan Mahasiswa Banten (HMB) Jakarta yang langsung menagih janji kampanye politik Wahidin-Andika.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Banten Jakarta, Adhia Muzaki dalam keterangan tertulisnya mengatakan kami mahasiswa Banten, akan menagih janji kampanye politik Wahidin-Andika pada saat Pilkada kemarin agar dipenuhi dan ditepati.

“Kami meminta janji politik Wahidin dan Andika harus dilaksanakan, jangan hanya janji manis saja,” ujar ketua umum Himpunan Mahasiswa Banten, Adhia Muzaki, di Sekretariat HMB Ciputat, Tangsel Jumat (12/05).

“Kami akan tetap mengawal, mengontrol serta mengevaluasi janji politik program prioritas yang di canangkan Gubernur dan Wakil Gubernur baru Wahidin dan Andika," terangnya.

Selain itu, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Banten ini juga mengancam, jika janji kampanye tak dipenuhi, maka pihaknya akan melakukan aksi besar-besaran di KP3B Provinsi Banten.

“Apabila janji itu (Kampanye) tidak terpenuhi, maka kami akan melakukan mobilisasi massa besar-besaran untuk menyuarakan janji itu,” ujar Adhia

Sebagaimana diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Banten tahun 2016, angka kemiskinan di Banten per- September sebesar 5,36 persen atau 657,74 jiwa.

Angka ini mengalami penurunan sebesar 0,06 persen dibandingkan dengan kondisi per-Maret 2016 yang mencapai sebesar 5,42 persen.

Adapun penduduk miskin di provinsi Banten, masih terkonsentrasi di wilayah perdesaan dengan tingkat kemiskinan sebesar 7,32 persen.

Sementara tingkat kemiskinan di tingkat kota cenderung rendah, mencapai 4,49 persen, dengan besaran APBD sebanyak 10,7 Triliun masyarakat Banten seharusnya bisa sejahtera.

TANGSEL
Tragedi di Markas Polairud Pondok Cabe Tangsel, Polisi Tewas Ditembak Rekan Junior

Tragedi di Markas Polairud Pondok Cabe Tangsel, Polisi Tewas Ditembak Rekan Junior

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:04

Peristiwa penembakan polisi terjadi di Markas Komando Polisi Perairan dan Udara (Mako Polairud) Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Jumat 16 Oktober 2026, kemarin.

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

KAB. TANGERANG
15 Tahun Tak Tertangani, Bupati Tangerang Janji Tuntaskan Banjir di Perumahan Taman Walet

15 Tahun Tak Tertangani, Bupati Tangerang Janji Tuntaskan Banjir di Perumahan Taman Walet

Senin, 19 Oktober 2026 | 20:40

Persoalan banjir yang membayangi warga Perumahan Taman Walet, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang selama belasan tahun akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah setempat,

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill