Connect With Us

Polres Tangsel Sita Ekstasi Senilai Rp1 Miliar dari Bandar di Serpong

Yudi Adiyatna | Selasa, 11 Juli 2017 | 17:00

Wakapolres Tangsel Kompol Bachtiar Alponso bersama Kasat Narkoba AKP Agung Nugroho saat menggelar rilis pengungkapan kasus Narkoba, Selasa (11/7/2017) di Mapolres Tangsel. (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Satuan Reserse Narkoba Polres Tangsel menyita berbagai jenis narkotika, senilai lebih Rp1 miliar dari tangan pengedar. Pengungkapan tersebut berawal dari tertangkapnya SRD, 17, dan MF, 21, saat akan mengedarkan sabu seberat 0,50 gram di wilayah Graha Raya, Paku Jaya, Serpong Utara, Sabtu (8/7/2017) malam.

 

"Dari pengembangan tersangka SRD dan MF diperoleh keterangan mereka mendapat kan narkotika dari AG, 26," ungkap Wakapolres Tangsel Kompol Bachtiar Alponso, Selasa (11/7/2017).

Tak perlu waktu lama, polisi pun kemudian mendatangi rumah kontrakan AG di Jalan Bhayangkara, Pakujaya, Serpong Utara. Saat dilakukan penggerebekan polisi berhasil mengamankan ekstasi sebanyak 1835 butir, sabu 24,9 gram dan ganja 9,6 gram.

 

"Dari pengakuan tersangka, per butir esktasi dijual seharga Rp600ribu, jika dikalikan 1835 butir sekitar Rp1 miliar lebih, ditambah barang bukti lainnya," ungkap Alponso.

Atas perbuatannya tersebut, kini AG diamankan dalam tahanan Polres Tangsel dan dijerat Pasal 114 (2), Pasal 112 (2) dan Pasal 111 (1) UU 35/2009 Tentang Narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.(RAZ)

TEKNO
Buruan Daftar, Program NextDev ke-12 Cari Inovasi AI Solusi Isu Sosial dan Lingkungan

Buruan Daftar, Program NextDev ke-12 Cari Inovasi AI Solusi Isu Sosial dan Lingkungan

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:38

Di tengah tantangan penurunan pendanaan perusahaan rintisan (startup) di Indonesia yang tercatat merosot hingga 94,8 persen sepanjang rentang 2021–2025, Telkomsel kembali menghadirkan angin segar bagi para pengembang teknologi nasional.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill