Connect With Us

Sekda Kota Tangerang : Keberadaan Pegawai Harus Dimaksimalkan

Advertorial | Selasa, 11 Juli 2017 | 17:00

Sekda Kota Tangerang Dadi Budaeri saat membuka kegiatan Penilaian Kompetensi Pegawai Jabatan Fungsional Umum, yang dilaksanakan Unit Pelaksana Teknis Penilaian Kompetensi, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Tangerang, Senin (11/07 (@tangerangnews2017 / istimewa)


TANGERANGNEWS.com-Sekda Kota Tangerang Dadi Budaeri menyampaikan, pegawai itu aset penting. Keberadaannya harus dapat dimaksimalkan sebaik mungkin untuk dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan para pegawai, organisasi, serta Kota Tangerang.

Hal itu dia katakannya, saat membuka kegiatan Penilaian Kompetensi Pegawai Jabatan Fungsional Umum, yang dilaksanakan Unit Pelaksana Teknis Penilaian Kompetensi, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Tangerang, Senin (11/07) di Aula Gedung Cisadane.

Pegawai, lanjut Sekda, adalah elemen terpenting bagi instansi pemerintah yang berperan sebagai penggerak utama dalam mewujudkan visi dan misi serta tujuan organisasi pemerintah. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan SDM dalam hal ini Aparatur Sipil Negara (ASN) secara sistematis, terencana dan terpola, agar tujuan yang diinginkan organisasi pada masa sekarang maupun yang akan datang dapat tercapai secara optimal.  “Keberadaan pegawai harus dimaksimalkan,” ujarnya.
 
Diantaranya melalui  penilaian kompetensi yang bertujuan untuk pengumpulan beragam informasi dan data valid. Di mana berbagai informasi yang didapatkan, nantinya bisa bermanfaat sebagai indikator atas kompetensi serta mengukur kemampuan seseorang dalam menangani tanggung jawabnya sebagai ASN. 

Diingatkannya, untuk seluruh pegawai untuk dapat mengikuti dan memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, mengingat sebagai salah satu sarana atau alat pengambilan keputusan serta pengembangan yang berkaitan dengan SDM seperti promosi, mutasi dan pengembangan karir pegawai.

“Dengan adanya penilaian ini, diharapkan ASN di lingkup Pemkot Tangerang semakin memiliki potensi kerja dan termotivasi dalam mencapai tujuan organisasi maupun dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucapnya.

Selain itu, kata dia, Pemkot Tangerang terus melakukan peningkatan kemampuan para personelnya agar setiap pencapaian target-target pembangunan dapat selesai tepat waktu dan dapat memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.

Seperti halnya melalui Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Perencanaan dan Penganggaran, yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Tangerang.

Oleh karena itu, dalam implementasinya, sambung Sekda, dibutuhkan sumber daya manusia yang kompeten dalam perencanaan dan penganggaran. Melalui Diklat ini, ke depan teman-teman yang menangani perencanaan dan penganggaran diharapkan bisa lebih fokus dan bisa menyelesaikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), sehingga target-target pembangunan dalam lingkup Pemerintah Kota Tangerang bisa selesai tepat pada waktunya. 

“Tentunya bisa tersusun sebuah perencanaan yang komprehensif serta mampu menyelesaikan semua permasalahan yang ada di Kota Tangerang,” tuntasnya.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

HIBURAN
Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:02

Pemkot Tangerang menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) gratis laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Thailand pada Senin 5 Oktober 2026 malam. Berlokasi

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill