Komisi VII DPR RI Soroti Industri di Tangerang, Minim Serap Tenaga Kerja Lokal hingga Kerap Cemari Lingkungan
Senin, 20 Juli 2026 | 21:12
Komisi VII DPR RI mengkritik keras terhadap sejumlah perusahaan di kawasan industri Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Sekda Kota Tangerang Dadi Budaeri menyampaikan, pegawai itu aset penting. Keberadaannya harus dapat dimaksimalkan sebaik mungkin untuk dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan para pegawai, organisasi, serta Kota Tangerang.
Hal itu dia katakannya, saat membuka kegiatan Penilaian Kompetensi Pegawai Jabatan Fungsional Umum, yang dilaksanakan Unit Pelaksana Teknis Penilaian Kompetensi, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Tangerang, Senin (11/07) di Aula Gedung Cisadane.
Pegawai, lanjut Sekda, adalah elemen terpenting bagi instansi pemerintah yang berperan sebagai penggerak utama dalam mewujudkan visi dan misi serta tujuan organisasi pemerintah. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan SDM dalam hal ini Aparatur Sipil Negara (ASN) secara sistematis, terencana dan terpola, agar tujuan yang diinginkan organisasi pada masa sekarang maupun yang akan datang dapat tercapai secara optimal. “Keberadaan pegawai harus dimaksimalkan,” ujarnya.
Diantaranya melalui penilaian kompetensi yang bertujuan untuk pengumpulan beragam informasi dan data valid. Di mana berbagai informasi yang didapatkan, nantinya bisa bermanfaat sebagai indikator atas kompetensi serta mengukur kemampuan seseorang dalam menangani tanggung jawabnya sebagai ASN.
Diingatkannya, untuk seluruh pegawai untuk dapat mengikuti dan memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, mengingat sebagai salah satu sarana atau alat pengambilan keputusan serta pengembangan yang berkaitan dengan SDM seperti promosi, mutasi dan pengembangan karir pegawai.
“Dengan adanya penilaian ini, diharapkan ASN di lingkup Pemkot Tangerang semakin memiliki potensi kerja dan termotivasi dalam mencapai tujuan organisasi maupun dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucapnya.
Selain itu, kata dia, Pemkot Tangerang terus melakukan peningkatan kemampuan para personelnya agar setiap pencapaian target-target pembangunan dapat selesai tepat waktu dan dapat memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.
Seperti halnya melalui Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Perencanaan dan Penganggaran, yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Tangerang.
Oleh karena itu, dalam implementasinya, sambung Sekda, dibutuhkan sumber daya manusia yang kompeten dalam perencanaan dan penganggaran. Melalui Diklat ini, ke depan teman-teman yang menangani perencanaan dan penganggaran diharapkan bisa lebih fokus dan bisa menyelesaikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), sehingga target-target pembangunan dalam lingkup Pemerintah Kota Tangerang bisa selesai tepat pada waktunya.
“Tentunya bisa tersusun sebuah perencanaan yang komprehensif serta mampu menyelesaikan semua permasalahan yang ada di Kota Tangerang,” tuntasnya.
Komisi VII DPR RI mengkritik keras terhadap sejumlah perusahaan di kawasan industri Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGBangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses
Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Flyover Ciputat, Kota Tangerang Selatan, arah Jakarta, pada Senin 20 Juli 2026, pagi.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews