Connect With Us

Warga Terdampak Gusuran RSUD Tangsel Tuntut Uang Kerahiman

Yudi Adiyatna | Rabu, 9 Agustus 2017 | 13:00

Salah satu rumah warga di RT02/02 Kelurahan Pamulang Barat Yang Akan Terkena Gusuran Perluasan Pembangunan RSUD Tangsel Tahap 3,Selasa (8/8/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Rencana Pemerintah Kota Tangerang Selatan melakukan perluasan pembangunan RSUD Tangsel tahap 3 mendapat kritikan dari warga sekitar RSUD. Pasalnya ada 22 kepala keluarga yang diharuskan mengosongkan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan tersebut.

Warga RT02/02, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, yang sudah puluhan tahun mendiami lahan tersebut mengaku kecewa dengan langkah pemerintah, melalui Kantor Kelurahan Pamulang Barat yang dianggap mendadak dan terkesan melupakan jasa para guru yang banyak mendiami lahan tersebut.

Bayu, salah seorang perwakilan warga yang ditemui TangerangNews.com, Selasa (8/8/2017) mengatakan, ke 22 KK yang mendiami lahan tersebut memang mendiami lahan pemerintah dan mereka tidak memiliki bukti kepemilikan surat untuk mendiami lahan tersebut.

"Kami sudah 40 tahun tinggal di sini, kami siap pindah tapi tolong kami di manusia kan," ungkap Bayu.

Dirinya dan puluhan warga di sana mengaku kecewa, pasalnya dalam sosialisasi yang disampaikan pihak kelurahan, disebutkan bahwa tidak akan ada ganti rugi dan uang kerahiman untuk warga yang mendiami lahan tersebut.

"Orang sini banyak yang tidak mampu, mau mindahin barang-barang pake apa dan kami mau pindah kemana," keluh Bayu.

Sementara itu, Ketua Komisi 1 DPRD Tangsel Ahmad Syawqi mengatakan, pihaknya sudah kordinasi antara internal DPRD dengan Pemerintah dan dalam kordinasi tersebut, pihaknya meminta ada perhatian khusus bagi para warga Tangsel yang akan terkena gusuran.

"Kami di Komisi 1 telah meminta hal tersebut dikaji lagi supaya ada bentuk  perhatian dari Pemkot terhadap warga yang tergusur," ungkap Syawqi.(RAZ)

HIBURAN
Swiss-BelHotel Airport Jakarta Rayakan 11 Tahun, Usung Semangat Tumbuh Bersama

Swiss-BelHotel Airport Jakarta Rayakan 11 Tahun, Usung Semangat Tumbuh Bersama

Kamis, 10 September 2026 | 17:43

Swiss-BelHotel Airport Jakarta memasuki usia ke-11 tahun. Momen tersebut dirayakan dengan mengangkat tema “Growing Stronger, Success Together” sebagai refleksi perjalanan hotel sekaligus semangat menyambut perkembangan di tahun-tahun berikutnya.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill